History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Semangati Tentara Nasional

  • 17 June, 2016
  • Editor
Presiden Tsai Semangati Tentara Nasional
Presiden Tsai Semangati Tentara Nasional

(Taiwan-ROC) Tanggal 16 Juni 2016 adalah HUT ke 92 Akademi Militer Republik Tiongkok, Presiden Tsai Ing-wen secara khusus datang ke FengShan, Kaohsiung untuk menghadiri upacara HUT ini, presiden memasuki arena upacara diiringi dengan penaikan bendera oleh  pasukan militer, dilanjutkan dengan membungkukkan badan sebagai tanda penghormatan pada kepala negara, setelah itu memberikan tanda salut sebagai tanda upacara mulai berlangsung.

        Dalam pidatonya, kepala negara terus menggunakan semangat sejarah, pengajaran sekolah dan lainnya, Presiden juga meminta para pelajar akademi militer tidak saja harus meningkatkan pengabdian pada negara, tetapi juga mendahulukan kepentingan negara. Presiden menyampaikan, selaku pimpinan tertinggi angkatan bersenjata akan melakukan nyata memberitahukan tentara nasional bahwa pemerintah baru akan berdiri bersama dengan tentara nasional.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Negara membutuhkan tentara yang memiliki dedikasi untuk melindungi rakyat, anda semua adalah orang yang pilihan negara. Sebagai pilihan negara, anda harus berani berkorban. ‘tidak terbuka dengan orang yang serakah dan takut mati, bagi orang yang ingin jabatan dan kekayaan, silahkan pilih jalan lain” Sekali lagi saya sampaikan, akan memberikan dukungan menjadi seorang tentara yang terhormat untuk membawa pulang kemenangan kembali.” 

Presiden juga mendukung tentara nasional untuk memecahkan prinsip, tidak saja dalam pelatihan maupun memberikan bantuan bencana, tidak peduli naik ke atas gunung maupun turun ke laut, asalkan negara membutuhkan, masyarakat menghadapi kesulitan, tentara harus mempelopori semua ini, berani berkorban demi kebebasan dan kedaulatan Republik Tiongkok, dengan semangat bersatu dan bertanggung jawab.

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Dalam era baru, saya berharap anda semua berana berkorban demi Republik Tiongkok, demi kedaulatan Repbulik Tiongkok, bersatu dan bertanggung jawab; demi kebebasan hidup dari 23 juta rakyat Taiwan, berkorban, bersatu dan bertanggung.”

Presiden juga mengatakan, beliau bergabung bersama semuanya, bersatu untuk memperjuangkan kehormatan, dan terakhir, setelah presiden membacakan amanat dari Dr. Sun Yat-sen, berarti berakhir pula upacara dengan lingkup besar perdana yang beliau pimpin.  

Komentar

Terbarumore