(Taiwan, ROC) Tren baru dalam bangunan ramah lingkungan tiga dimensi, tidak hanya memperindah nuansa kota juga mampu mengurangi emisi karbon, pemerintah daerah kota Kaoshiung menggalakkan agar warga ikut memperhatikan hal ini, mendirikan bangunan 3 dimensi yang ramah lingkungan dan kebijakan subsidi bangunan atap hijau, untuk ijin permohonan jatuh tempo pada tanggal 17 Juni.
Kantor pengelolaan konstruksi pemda kota Kaoshiung memperhitungkan, untuk atap hijau satu meter persegi dengan biaya berkisar 4000 dolar Taiwan, pemda akan memberikan subsidi 49%, penerima subsidi adalah bangunan rumah yang telah memiliki ijin maupun bangunan apartemen, paling banyak akan memberikan subsidi untuk perbaikan menjadi atap hijau maksimal 100.000 dan 80.000 dolar Taiwan.
Divisi urusan bangunan pemda kota Kaoshiung menyampaikan, penanaman tumbuhan di bangunan atap tidak dibatasi, juga mendukung agar masyarakat bisa memanfaatkan atap sebagai lokasi menanam sayur, menyediakan berbagai kegiatan yang dapat diikuti termasuk juga kegiatan untuk para manula, diharapkan dapat menambah interaksi dan fungsi.
Dirjen pekerjaan umum pemda kota Kaoshiung, Chao Chien-chiao mengemukakan, suhu udara kota Kaoshiung sangat panas, untuk menghindari serangan terik matahari di atap rumah, warga biasanya memasang pelat besi, tindakan demikian melanggar aturan bangunan, hal ini juga memperburuk rupa lingkungan dan bermasalah. Ia mengatakan, hasil survei menunjukkan adanya bangunan atap hijau dapat memberikan kondisi suhu dalam ruangan bisa berkurang 2,5 derajat Celsius, maka pemda kota Kaoshiung mengimbau agar mendirikan bangunan ramah lingkungan dan atap hijau, pada tahun ini secara giat mempromosikan program subsidi bangunan variasi ramah lingkungan, diharapkan kehidupan warga dengan lingkungan yang semakin indah dan sehat.