(Taiwan, ROC) Lebih dari separuh lulusan baru dan kalangan yang baru menyelesaikan wajib militer mengatakan mereka bersedia menerima pekerjaan sebagai pegawai dispatch (utusan) sebagai pekerjaan pertama mereka, demikian berdasarkan hasil survei yang dilaksanakan oleh situs bank pekerjaan yes123.
Jajak pendapat online tersebut menemukan, 55,1% responden berpendapat, mereka akan menerima untuk menjadi pegawai dispatch andaikata tidak mampu menemukan pekerjaan tetap dengan benefit standar dalam kurun waktu tertentu setelah mulai mencari pekerjaan, sementara ada 64,4% responden mengatakan mereka juga bisa menerima pekerjaan sebagai pegawai kontrak.
Pegawai dispatch biasanya dipekerjakan oleh agen kerja, pada umumnya dengan gaji lebih rendah serta benefit minimum, dan kemudian “diutus” ke berbagai pekerjaan sementara di perusahaan berlainan.
Hampir sama dengan pegawai dispatch, pegawai kontrak juga direkrut untuk bekerja dengan durasi waktu tertentu, tapi biasanya bukan dipekerjakan oleh agen kerja, melainkan langsung oleh pihak perusahaan.
Bank pekerjaan menganalisis, banyak pendatang baru di lapangan kerja bercondong secepatnya menemukan pekerjaan pertama sebelum menemukan pekerjaan baik.
Survei tersebut juga menemukan, 34,7% responden merasa waktu yang dibutuhkan untuk mencari pekerjaan pertama berkisar dari satu hingga dua bulan, sedangkan 26,5% lainnya beranggapan waktu yang dibutuhkan bisa mencapai dua sampai tiga bulan.
Jajak pendapat yes123 itu diselenggarakan antara 19 Mei dan 1 Juni. Dari sejumlah 1.540 sampel valid yang diterima, marjin kesalahan adalah plus dan minus 2,5%.