History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kemendagri 3 Bulan Mendatang Revisi Undang-Undang Perumahan

  • 12 June, 2016
  • Editor
Kemendagri 3 Bulan Mendatang Revisi Undang-Undang Perumahan
Kemendagri 3 Bulan Mendatang Revisi Undang-Undang Perumahan

(Taiwan-ROC) – Kebijakan perumahan sosial adalah kebijakan yang diajukan oleh Kementerian Dalam Negeri. Wakil Menteri Dalam Negeri Hua Ching-chun (花敬群) saat ditanya media mengatakan, dalam waktu 3 bulan mendatang akan mengajukan Revisi Undang-Undang Perumahan, membangun platform untuk pembiayaan rendah jangka panjang, selain itu juga dilengkapi dengan kebijakan pemasaran agar semakin bayak orang mengerti dan menerima perumahan sosial.

Membahas perihal kunci utama dan tantangan yang harus dihadapi dalam melancarkan promosi perumahan sosial, Huang Ching-chun beranggapan, revisi undang-undang bukanlah permasalahan terbesar, yang terpenting adalah pelaksanaan dan operasionalnya setelah itu, kemudian setiap daerah harus menghadapi permasalahan tidak tersedianya tanah, keuangan dan perencanaan kota.

Dilihat dari 6 kota besar, Huang Ching-chun saat ini telah membahas hal ini dengan Taipei, Taoyuan dan Taichung, dan pemkot juga memberikan respon yang baik, diperkirakan pada pekan depan akan membicarakan hal ini dengan Kota New Taipei. Dia mengatakan, penduduk kota New Taipei adalah yang terbanyak sehingga permintaan perumahan sosial adalah yang terbesar.

Target utama perumahan sosial adalah para anak-anak muda dan kalangan yang kurang mampu. Dilihat dari pasar perumahan, apabila perumahan sosial tidak memberikan biaya sewa yang rendah, bagaimana caranya menarik anak-anak muda untuk tinggal? Hua Ching-chun mengatakan, pasti akan menunjukkan kepada masyarakat keuntungan yang sangat signifikan. Bagi kalangan anak muda, biaya sewa yang murah perumahan sosial adalah lebih murah sekitar NT$ 4-5.000, sehingga dia berharap dapat berusaha keras mengarah kesana.

Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Kemendagri saat sidang interpelasi di Yuan Legislatif pekan lalu, target yang akan dibantu dalam perumahan sosial termasuk pada kalangan yang secara ekonomi atau sosial kurang mampu, orang tua, para penderita cacat yang membutuhkan lingkungan ramah serta para orang-orang yang terdiskriminasi. Tidak hanya itu, berdasarkan Undang-Undang perumahan saat ini, perumahan sosial seharusnya menyediakan minimal sewa 10% tempat tinggal kepada 11 jenis atau kelompok orang-orang yang dikhususkan dan memisahkan dengan para rumah tangga pada umumnya.

Komentar

Terbarumore