(Taiwan, ROC) – Berdasarkan data statistik yang ada, pertumbuhan ekonomi negara-negara kawasan Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir ini cukup pesat. Peluang kerja dari tahun 2013 hingga 2016 bertambah 68%, dimana kebutuhan Sumber Daya Manusia di Vietam adalah terbanyak kemudian disusul Myanmar. Menghadapi pasar baru di Asia Tenggara, seiring “Kebijakan ke Selatan Baru” pemerintah Republik Tiongkok juga membantu para pengusaha untuk mengekspansi ke kawasan itu.
Komisi Urusan Tiongkok Perantau (OCAC) Rabu ini (8/6) untuk pertama kalinya menggelar “Forum Bursa Kerja Asia Tenggara” yang kali ini dihadiri oleh 31 perusahaan yang membutuhkan 200 karyawan selain menjadi media untuk mencari SDM Asia Tenggara, juga memberikan kesempatan kerja bagi pelajar asing di Taiwan. Wakil Ditjen OCAC Tien Chiu-chin (田秋堇) hari ini menyampaikan, OCAC telah bertahun-tahun menyelenggarkaan Sekolah Pelatihan Tiongkok Perantau dan telah membimbing sekian banyak siswa-siswi, sekarang ditambah lagi dengan Forum Bursa Kerja yang menjadi perpanjangan tangan untuk mengekspansi pasar Asia Tenggara.
Tien mengatakan : Mereka berasal dari Asia Tenggara, mereka mengenal betul dengan bahasa tempat kelahiran mereka, mereka bersekolah dan mengenal Taiwan, ditambah lagi mengerti bahasa kita. Hari ini saya ingin menyampaikan terima kasih kepada pengusaha yang hadir, juga kepada guru-guru, kepala sekolah dan siswa-siswi yang hadir dalam Pamerna Bursa Kerja, semoga para pengusaha bisa mendapatkan SDM potensial yang dibutuhkan.
Bagi Tiongkok Perantau, Taiwan adalah kampung halaman kedua, ujarnya, ia berharap para siswa dapat menemukan kesempatannya, baik itu kembali pulang atau melanjutkan pendidikan di Taiwan, diharapkan untuk kedepannya dapat menjadi SDM yang berpotensial.