Perdana menteri Lin Chuan beberapa hari lalu mengemukakan bahwa terkait Jugun Ianfu “ada yang sendiri bersedia ada yang dipaksa”perkataan ini menimbulkan kontroversi, sehingga Lin Chuan hari ini (7/6) saat diinterpelasi di Yuan Legislatif meminta maaf atas perkataan yang dikeluarkannya tersebut; selain itu mengenai beberapa hari lalu bandara Taoyuan terkena banjir, membuat masyarakat mengeluh, sementara legislator mengkritik kerja kabinet baru dalam menyelesaikan masalah terlalu lamban, terkait dengan hal ini Lin Chuan juga menyampaikan permintaan maaf pada masyarakat atas ketidaknyamannya ini.
Legislator partai KMT, Fei Hon-tai beberapa hari lalu menanyakan tindakan Lin Chuan menghadapi masalah Jugun Ianfu, Lin Chuan menyampaikan, Jugun Ianfu sangat banyak, ada yang mungkin karena kemauan sendiri, ada pula yang mungkin dipaksa, tidak dapat dikatakan semua atas kemauan sendiri atau semua dipaksa, seharusnya memperlihatkan apa yang sebenarnya, pernyataan ini memicu kritikan tajam, meskipun Lin Chuan segera mengeluarkan permintaan maaf, tetapi hal ini tidak dapat menredakan sengketa.
Lin Chuan mengatakan, “Saya bersedia pada bagian ini saya mengatakan bahwa masih dapat dipertimbangkan dan diperpanjang, setelah kejadian ini saya juga memahami, tentu saja, yang baru saja saya katakan, sehubungan dengan hal ini saya bersedia untuk meminta maaf.”
Lin Chuan tanggal 7 Juni dalam rapat Yuan Legislatif menghadapi interpelasi Legislator Partai Kuo Min Tang, Wang Yu-min, Lin Chuan kembali menyampaikan permintaan maafnya lagi, mengakui kalau beberapa hari lalu dirinya telah mengeluarkan perkataan yang tidak pantas, ia juga menegaskan pemerintah akan meminta pihak Jepang untuk meminta maaf, memberikan kompensasi, ini merupakan tanggung jawab pemerintah.
Selain masalah terkait Jugun Ianfu, Legislator KMT, Wang Yu-min juga mempertanyakan masalah meluapnya air sehingga terjadi banjir di bandara Taoyuan beberapa hari lalu, mengakibatkan keterlambatan dan kekacauan penerbangan, menimbulkan keluhan, Wang mengkritik kabinet baru tidak tanggap dan cepat dalam menangani krisis. Terhadap hal ini Lin Chuan juga mengaku salah, sekali lagi meminta maaf. Ia mengatakan, “Kami menyampaikan permintaan maaf kepada semua atas ketidakleluasaan bandara udara”
Selain itu, Menteri Pertahanan, Feng Shih-kuan beberapa hari lalu mengemukakan akan mengerahkan 40 ribu buah amunisi ke pulau Taiping, untuk hal ini legislator partai DPP juga mengkritik kesalahan perkataan dari Feng Shih-kuan, Lin Chuan mengemukakan, kementerian pertahaan memiliki peraturan batasan mengenai apa yang boleh dikatakan dan apa yang tidak boleh dikatakan, ia menghormati kementerian pertahanan. “peraturan tidak ada masalah, tidak ada masalah salah kata”. Namun Lin Chuan juga menyampaikan, ia akan memperhatikan semua kritikan yang ada dan juga akan berupaya untuk mengurangi kesalahpahaman atau kekurangan komunikasi kebijakan.