History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Situasi Tegang Asia Timur MAC : Hubungan Lintas Selat Damai

  • 06 June, 2016
  • Editor
Situasi Tegang Asia Timur  MAC : Hubungan Lintas Selat Damai
Presiden ROC Tsai Ing Wen

(Taiwan-ROC) Berhubung Amerika Serikat secara aktif melibatkan diri dalam urusan Asia, ketegangan yang belum terselesaikan di Laut China Timur antara Daratan Tiongkok dan Jepang, ancaman bagi kedaulatan Taiwan di Laut China Selatan, ditambah dengan ancaman Daratan Tiongkok atas Taiwan, membuat terancamnya keamanan Asia Timur. Komite Pertahanan dan Hubungan Luar Negeri Yuan Legislatif, hari Sening (6/6) mengundang Biro Keamanan Nasional, Kementerian Pertahanan Nasional, Kementerian Luar Negeri, Dewan Urusan Daratan Tiongkok dan kementerian lainnya untuk memberikan laporan keamanan Asia Timur.

Pada bagian antar selat Taiwan, Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC) menegaskan, hubungan antar selat Taiwan merupakan faktor penting bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut, dikedepannya untuk menghindari salah penafsiran, pemerintah akan senantiasa bertukar pendapat dengan berbagai pihak. Mengenai perkembangan hubungan antar selat, MAC menyampaikan, pemerintah akan berdasarkan “Konstitusi ROC”, “Ordinasi Hubungan Masyarakat Antar Selat” dan peraturan hukum terkait lainnya dalam menyelesaikan masalah antar selat, dan berlandaskan fakta yang ada dan politik berupaya mempertahankan situasi hubungan antar selat Taiwan yang damai dan stabil.

Wakil Biro Keamanan Nasional, Chou Mei-wu juga menyampaikan, Taiwan dan Daratan Tiongkok berada dalam tahap penjajagan, juga tengah membentuk dasar pertukaran baru, pemerintah dengan menegakkan prinsip “komunikasi, tanpa provokasi, nol insiden” mencari saling percaya sebagai jembatan penghubung.

Chou Mei-wu mengatakan, “Menghadapi Daratan Tiongkok yang terus menekan Taiwan, pihak kami tetap bersikeras dengan prinsip “komunikasi, tanpa provokasi, nol insiden” dan berusaha membentuk jembatan penghubung saling percaya antar selat Taiwan, untuk memfasilitasi agar konsultasi pertukaran lintas selat kembali berjalan normal.”

Menteri Pertahanan (MND), Feng Shih-kuan menyampaikan, masa-masa terakhir ini situasi Asia Timur tidak saja menekan partisipasi Taiwan dalam kancah internasional, juga menghantam kedaulatan Republik Tiongkok atas pulau Taiping dan zona perekonomian kawasan. Untuk itu kementerian pertahanan akan bersama dengan negara-negara Asia mempromosikan keamanan kawasan, juga akan membentuk kekuatan tempur yang dapat diandalkan guna mencapai tujuah pencegahan perang.

Kementerian Luar Negeri mengemukakan, masalah Asia Timur termasuk semananjung Korea, Laut China Selatan dan Selat Taiwan merupakan 3 titik panas, kementerian luar negeri akan terus memantau dengan seksama perkembangan situasi di sana, apabila siatuasi memburuk maka akan mengerakkan mekanisme tanggap darurat, dan akan dengan aktir mempromosikan kebijakan “menuju selatan baru”, memperkuat jalinan dengan ASEAN dan India, agar Taiwan menjadi rekan yang tidak dapat diabaikan oleh dunia internasional.

Komentar

Terbarumore