(Taiwan-ROC) Minum teh dapat memberikan pangaruh positif bagi kesehatan seseorang. Margaret Ledoux, istri dari Kepala Divisi Penanggung Jawab Urusan Luar Negeri, Uni Eropa, Guy Ledoux, setelah mendalami kebiasaan dan cara minum teh di Taiwan, ia juga mengeluarkan buku, menyelenggarakan jamuan minum teh untuk memperkenalkan citra rasa dan keindahan budaya minum teh Taiwan.
Nama Guy Ledoux sudah tidak asing lagi di kalangan hubungan luar negeri Taiwan, karena pada tahun 2008 – 2011 ia menjabat sebagai kepala kantor dagang Uni Eropa untuk Taipei. Tetapi masih banyak orang yang tidak tahun, pada masa itu Margaret Ledoux, istri dari Guy Ledoux jatuh hati pada teh Taiwan. Meskipun setelah itu Ledoux telah abis masa jabatan dan meninggalkan Taiwan, Margaret masih secara khusus mencari guru yang mengajar tata cara minum teh, menelusuri kebun dan pabrik teh, begitu kembali ke Uni Eropa mempromosikan tata cara minum dan teh Taiwan.
Margaret mengatakan, pada awalnya hanya murni jatuh hati pada minum teh, hingga Guy Ledoux ditugaskan ke Asia, karena berada di lingkungan polusi yang cukup parah mengakibatkan kesehatan terganggu. Mendengar kabar ini teman-teman Taiwannya mengirimkan teh dan menganjurkan untuk setiap hari setidaknya minum 3 kali, dan ternyata kondisi kesehatan tubuhnya membaik, ia sendiri kaget ternyata teh Taiwan juga memiliki kasiat menyembuhkan, dan sejak itu ia mulai belajar mendalami teh Taiwan.
Sejak 2012, dibawah asuhai instruktur tata cara minum teh, Zhao Hui-min, Margaret mulai mengumpulkan berbagai budaya teh, setelah pulang ke Brussel, Margaret menuangkan tata cara dan budaya the dalam sebuah buku, kemudian ia kembali datang ke Taiwan untuk memperdalam pengetahuannya tentang budaya minum teh, ia sangat senang dapat belajar dan sekaligus bertukar pengalaman dengan pengemar teh dari latar belakang dan budaya yang berbeda, ia berharap akan semakin banyak orang mengetahui keharuman dan keindahan teh Taiwan.