(Taiwan-ROC) Kementerian Kehakiman, hari Jumat (3/6) menyelenggarakan seminar tahunan “Anti Narkoba Nasional” di Taipei, Presiden Republik Tiongkok (ROC), Tsai Ing-wen ketika hadir dalam acara ini menyampaikan tekad hatinya untuk “anti narkoba”, dan menegaskan pemerintah mendirikan mekanisme jaringan keamanan masyarakat, yang tugas pentingnya adalah mencegah narkoba, selama masa jabatannya ia tidak akan kendor terhadap tugas membasmi narkoba. Kepala negara juga berharap dunia internasional dapat bekerja sama dalam upaya membasmi sumber narkoba, jumlah mereka yang terjerumus dalam narkoba jangan semakin terperosok, menghimbau seluruh masyarakat untuk lebih waspada.
Pemimpin negara dalam ceramahnya ketika menghadiri“Seminar Anti Narkoba Nasional” tanggal 3 Juni menyampaikan, pemerintah membentuk jaringan keamanan sosial masyarakat secara menyeluruh, anti narkoba merupakan salah satu tugas pentingnya, selama ia menjadi presiden, pencegahan narkoba merupakan tugas pertama pemerintah, dengan mengerahkan seluruh tenaga melalu setiap instansi yang ada untuk melaksanakan pencegahan narkoba, menolak narkoba, pelacakan narkoba, rehabilitasi narkoba, dan lainnya, sama sekali tidak akan lenggah terhadap kasus narkoba.
Presiden Tsai Ing-wen memiliki 2 harapan, yang pertama adalah meningkatkan tugas antar kementerian, antar kota dan kabupaten, antar wilayah dan kerjasa sama dalam membasmi sumber norkoba, tidak hanya memperhatikan angka, melainkan juga memperhatikan hasil aktual,
Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Angka bukan hanya digunakan oleh pemerintah, tapi dapat digunakan oleh pemerintah setempat, pihak berkepentingan dan lainnya sebagai bahan pertimbangan guna mencari solusi maslah, bukan melihat bagus tidaknya angka, tetapi baik tidaknya yang kita lakukan, masyarakat memiliki ukuran sendiri, jangan sekali-kali terjerumus dengan mitos angka dan mengabaikan perasaan masyarakat.
Pemimpin negara juga menekankan, pemerintah dengan tegas menyelesaikan masalah pecandu narkoba sampai ke latar belakang pelaku, seperti apakah pecandu memiliki latar belakang keluarga yang tidak normal, sempat terjerumus dan direhabilitasi, apakah lingkungan hidupnya memberikan tekanan dan bebas berat dan lain sebagainya, untuk itu tidak begitu sederhana dalam memberikan hukuman pada pecandu narkoba, harus dianalisa dan dipilah, yang terpenting adalah bagaimana mengulurkan tangan, memberikan bantuan, pendidikan, kesempatan kerja, lingkungan dan lain sebagainya, asalkan mendapat dukungan dari masyarakat sosial, maka dapat mengurangi penyebab terjerumus dalam narkoba.