(Taiwan, ROC) – Forum tingkat menteri bidang perhubungan organisasi APEC ke 9 telah digelar pada tanggal 28 dan 29 Mei di Peru. Dalam forum tersebut Menteri Perhubungan Tan Ho-chen yang baru saja menjabat selama 1 minggu juga tampak hadir dalam pertemuan tahunan, dan Tan sendiri telah kembali ke Taiwan pada tanggal 31 Mei lalu. Sebelum perjalanan dilakukan, Tan Ho-chen juga sempat menyampaikan bahwa dirinya akan berupaya mengagendakan pertemuan dengan pihak Daratan Tiongkok dalam sela-sela pertemuan APEC yang dilangsungkan. Namun dalam rapat interpelasi yang digelar di Yuan Legislatif pada hari Kamis tanggal 2 Juni, Tan Ho-chen tidak menyebut atau membahas sama sekali berkenaan dengan ada atau tidaknya pertemuan dengan pihak Daratan Tiongkok.
Anggota legislator Cheng Yun-peng meragukan ada atau tidaknya pertemuan dengan pihak Daratan Tiongkok. Tan Ho-chen memastikan bahwa pertemuan yang diharapkan berlangsung merupakan harapan dirinya sendiri, namun pada kenyataannya yang sempat melakukan pertemuan dengan pihak Daratan Tiongkok adalah salah satu anggota tim kunjungan yakni Kepala Departemen Pariwisata, Hsieh Wei-jun. Dalam rapat interpelasi, Hsieh Wei-jun juga menyampaikan keinginan pihak Taiwan untuk dapat melakukan komunikasi dengan pihak Daratan Tiongkok, namun tidak mendapatkan jawaban sama sekali.
Hsieh Wei-jun mengatakan, “Sebenarnya kami mengharapkan dapat menggelar pertemuan dengan pihak Daratan Tiongkok, dan hal ini telah kami utarakan kepada yang bersangkutan, hanya tidak mendapatkan jawaban dari mereka. Oleh sebab itu, saya juga mencoba memberikan jabat tangan dalam pertemuan sebanyak dua kali. Namun mereka tidak memberikan respon sama sekali, dan sapaan tersebut memang hanya sekedar sebuah sapaan penghormataan.”
Tan Ho-chen mengatakan, “Saya juga sangat menyayangkan berlalunya kesempatan yang ada, terlebih-lebih saat pimpinan rombongan Daratan Tiongkok tidak hadir dalam pertemuan di hari yang kedua. Dengan demikian berkurang kesempatan yang dimiliki bagi kita untuk melakukan komunikasi terkait pengembangan tugas. Andaikan ada kesempatan untuk dapat selangkah lebih maju dalam menjalin komunikasi. Ini tentu saja sangat disayangkan.”
Namun Cheng Yun-peng di akhir rapat interpelasi memberikan keyakinan atas performa Kementrian Perhubungan sehubungan dengan pengembangan industri pariwisata yang berasal dari pasar konsumen di kawasan Asia Tenggara, sembari mengingatkan untuk melakukan pemantauan prosentase tingkat jenis konsumen, agar industri pariwisata Taiwan tidak lagi hanya dikuasai oleh kelompok tertentu.