(Taiwan, ROC) Konsumsi listrik di Taiwan pada hari Minggu, 29 Mei, mencapai 29.100 Megawatt (MW), dan cadangan operasi listrik berkurang menjadi 6,23% dari angka rata-rata tahunan setinggi 15%, demikian berdasarkan statistik yang diumumkan di situs perusahaan listrik Taipower pada hari yang sama.
Terus meningginya konsumsi listrik disebabkan oleh cuaca panas yang terjadi di setiap pelosok Taiwan, jelas Taipower, mengutip laporan Biro Cuaca Sentral (CWB) mengenai dicatatnya suhu udara tertinggi tahun ini di beberapa tempat.
CWB melaporkan, disebabkan cuaca panas yang didatangkan oleh angin fohn atau angin terjun, suhu udara di desa Dawu di Taitung, Taiwan timur, mencapai 37,3 derajat Selsius pada Minggu siang, tertinggi di Taiwan sampai sekarang di tahun ini; sementara rekor tertingi juga dicatat di Kota Taipei (36,7 derajat), Keelung (36,4 derajat), Kota Taipei Baru (36,2 derajat), Hsinchu (34 derajat), Yilan (33,7 derajat) dan Danshui (33,5 derajat).
Oleh karena CWB memprakirakan cuaca panas akan terus berlangsung sepanjang tiga hari kedepan, Taipower memprakirakan cadangan operasi dari 30 Mei hingga 1 Juni masing-masing akan turun menjadi 4,77, 4,56 dan 5,78%.