(Taiwan, ROC) – Rabu ini (25/5) adalah Hari Anak Hilang Internasional, dalam kesempatan ini Direktorat Jenderal Kepolisisn, Kementerian Dalam Negeri (NPA) Republik Tiongkok (ROC) menghimbau agar setiap warga meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya hilangnya anak-anak. Apabila ada laporan kasus terkait maka akan segera ditindaklanjuti, khusus untuk anak-anak dibawah usia 7 tahun, apabila dalam 24 jam tidak ditemukan dan ada unsur penculikan maka akan akan ditindak sebagai kasus besar.
Situs resmi NPA menyediakan layanan “Pencarian orang hilang atau warga tidak beridentitas” dan “Pencarian darurat”, dengan mendapat ijin dari warga korban menampilkan data dan foto anak-anak yang hilang, sehingga diharapkan lewat layanan ini dapat mengembalikan anak yang hilang kepada keluarganya.
Menurut data statistik NPA, laporan kasus anak hilang yang pada 2011 mencapai 1.403 orang menurun tinggal 766 di tahun 2015, sedangkan kasus pencarian orang yang hilan dari 1.387 pada tahun 2011 berkurang menjadi 701 orang di tahun 2015.
NPA menyampaikan, walau tingkat penemuan orang yang hilang di Taiwan mencapai 97% namun sampai saat ini masih ada 3% anak-anak yang masih belum diketahui keberadaannya.
Setiap tahunnya, Taiwan juga ikut memperingati Hari Anak Hilang yang jatuh pada tanggal 25 Mei, hal ini bertujuan untuk mengingatkan kepada seluruh warga untuk tetap waspada dan meningkatkan pencegahan agar peristiwa terkait tidak terulang.