(Taiwan, ROC) Angka pengangguran Taiwan April 2016 mencatat 3,86%, turun 0,03% banding sebulan sebelumnya, tapi bila dibanding dengan bulan yang sama tahun lalu, angka tersebut meningkat 0,23%, demikian berdasarkan statistik terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS) Senin, 23 Mei.
DGBAS menerangkan, angka pengangguran April untuk 15 tahun silam rata-rata mencatat penurunan 0,05% hingga 0,28%, membuat nilai 0,03% yang dicatat April 2016 menjadi penurunan bulanan paling rendah untuk 15 tahun terakhir.
Tapi andaikata dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, jelas DGBAS, meski meningkat 0,23%, angka pengangguran April tetap merupakan angka paling rendah dalam delapan tahun silam.
DGBAS juga melaporkan, angka pengangguran rata-rata untuk empat bulan pertama 2016 adalah 3,89%, meningkat 0,20% dibandingkan priode yang sama 2015, untuk pertama kali mencatat kenaikan dalam tujuh tahun silam, namun tetap merupakan angka paling rendah kedua dalam delapan tahun terakhir.
Deputi Direktur Departemen Sensus DGBAS Chang Yun-yun (張雲澐) menyebut kondisi pengangguran untuk April sebagai kondisi “tidak baik dan tidak buruk.” Chang mengatakan, “Angka pengangguran April tahun ini memang mencatat penurunan, sementara jumlah tenaga kerja di lapangan telah meningkat sehubungan dengan bertambahnya kebutuhan sebagian pengusaha, maka kita tahu bahwa pasar tenaga kerja memang terpengaruh oleh kemakmuran, tapi skala pengaruhnya belum sampai terlalu serius.”
Mengenai pengaruh arus tamat sekolah terhadap kondisi pengangguran, DGBAS menganalisis, faktor-faktor seperti situasi perkembangan ekonomi, penawaran pekerjaan dari pengusaha dan kesediaan pelajar untuk terjun ke lapangan kerja masih perlu diamati lebih lanjut sebelum bisa memperkirakan apakah pengaruh akan muncul terhadap angka pengangguran Mei depan.