History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Tsai Ing-wen : Sangat Menghargai Hubungan dengan Palau

  • 21 May, 2016
  • Editor
Presiden Tsai Ing-wen : Sangat Menghargai Hubungan dengan Palau
Presiden Tsai Ing-wen : Sangat Menghargai Hubungan dengan Palau

(Taiwan-ROC) – Pada hari ini (21/5) Presiden Tsai Ing-wen, menerima kunjungan Presiden Republik Palau, Tommy E. Remengesau, Jr. beserta rombongan. Ini merupakan jadwal penerimaan tamu terbuka pertama setelah Tsai Ing-wen dilantik menjadi Presiden. Pada pidato Presiden dengan tegas mengatakan, Taiwan sangat menghargai hubungan dengan Republik Palau dan bersedia berdiri bersama selamanya dengan saling menghargai sesama.

Pada saat menerima kunjungan Presiden Republik Palau Tommy E. Remengesau, Jr., Kepala Negara memuji Remengesau sebagai keluarga politikus yang mendorong perlindungan laut dan perkembangan gugusan kepulauan Mikronesia dan diyakini oleh dunia internasional. Seperti contohnya pendirian pusat pengembangan masa depan kepulauan Mikronesia dan menjadikan area perlindungan laut Palau, merupakan bukti pelaksanaanya.

Kepala Negara mengatakan, Presiden Temengesau mempunyai pandangan kedepan terhadap perkembangan negaranya, dan ini adalah hal yang Taiwan patut pelajari, terutama karena Taiwan juga dikeliling oleh laut dimana pekerjaan untuk melindungi laut juga sangatlah penting. Semoga dimasa mendatang dapat bergandengan tangan untuk bekerja sama.

Presiden menegaskan, Taiwan sangat menghargai hubungan diplomatik dengan Palau dan bersedia untuk berdiri bersama selamanya dengan saling menghargai satu sama lain. Beliau mengatakan, “Saya ingin menegaskan sekali lagi, kita sangat menghargai hubungan diplomatik dengan Palau, juga bersedia selamanya bersama dengan Palu berdiri bersama, saling mendukung dan saling menghormati satu sama lain.”

Presiden juga mengatakan, pada awal tahun ini, Palau mengalami bencana kemarau dan keterbatasan air, dan pemerintah Taiwan segera dengan segala cara memberikan bantuan materiil dan moril. Taiwan juga pernah mengalami masalah bencana alam dan sangat mengerti pengaruh kekurangan air terhadap ekonomi dan pertanian bagi sebuah negara. Selama masih mampu, Taiwan akan memberikan bantuan semaksimal mungkin.

Kepala Negara mengatakan, jarak antara Taiwan dan Palau tidak jauh, perusahaan penerbangan juga secara berkala melakukan penerbangan langsung, hanya membutuhkan waktu 4 jam untuk tiba sampai di Palau, sehingga sangat mudah untuk saling berkunjung. Diharapkan keduabelah pihak dapat semakin meningkatkan kerjasama dibidang ekonomi dan perdagangan dimasa mendatang.

Komentar

Terbarumore