History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

700 Tamu Delegasi dari 59 Negara Hadiri Inaugurasi

  • 19 May, 2016
  • Editor
700 Tamu Delegasi dari 59 Negara Hadiri Inaugurasi
700 Tamu Delegasi dari 59 Negara di Inaugurasi 20 Mei

(Taiwan-ROC) – Upacara inaugurasi Presiden dan Wakil Presiden ke-14 akan segera berlangsung. Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Eleanor Wang pada hari Kamis 19 Mei mengatakan, delegasi asing yang akan menghadiri upcara inaugurasi Presiden 20 Mei sedikit demi sedikit telah tiba di Taiwan, termasuk 22 negara sahabat. Delegasi asing yang hadir tahun ini mencapai 700 orang. Berdasarkan data dari Dirjen Protokol Konsuler Kemenlu, jumlah tamu tahun ini terbanyak dibanding sebelumnya.

Eleanor Wang mengatakan, “Data terbaru grup terbaru berasal dari 59 negara, terdapat sekitar 700 orang tamu yang akan mengikuti upacara inaugurasi Presiden dan Wakil Presiden ke-14.”

        Dalam upacara inaugurasi 20 Mei kali ini, terdapat 9 pemimpin dari negara sahabat yang akan datang, meliputi Raja Swaziland, Presiden Kiribati, Presiden Kepulauan Marshall, Presiden Nauru, Presiden Palau, Gubernur Jenderal Kepulauan Solomon, Perdana Menteri Tuvalu, Presiden Paraguay dan Perdana Menteri Federasi Saint Christopher dan Nevis.

        Pada awalnya Kemlu memperkirakan akan ada 11 pemimpin negara sahabat yang akan datang ke Taiwan, namun dikarenakan keadaan politik dalam negeri yang tidak stabil, membuat Presiden Honduras dan Perdana Menteri Saint Lucia tidak dapat hadir.

        Pada halaman kantor Kemenlu di jalan Ketagalan, telah dibuat 10 lubang yang terbuat dari beton, yang dirancang untuk memasang tiang bendera, tepat berada di posisi tengah adalah bendera Republik Tiongkok. Setiap ada pemimpin dari negara sahabat yang datang, maka akan dipasang bendera dari negara terkait tepat di sebelahnya. Untuk 20 Mei kali ini, 10 tiang bendera dipasang penuh dengan kedatangan 9 negara sahabat. Pada saat upacara inaugurasi Presiden ke-12 tahun 2008, terdapat 14 pemimpin negara yang datang, dan pada saat itu Kemenlu harus menambah penyanggal bendera sementara untuk memasang bendera negara terkait.

Komentar

Terbarumore