History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma yakin terhadap kontribusi militer dalam masa perang dunia melawan agresi Jepang

  • 17 May, 2016
  • Editor
Presiden Ma yakin terhadap kontribusi militer dalam masa perang dunia melawan agresi Jepang
Presiden Ma berkunjung ke Kemenhan

(Taiwan, ROC)- Presiden Ma Ying-joeu pada hari ini(17/5) menyampaikan, dalam beberapa tahun terakhir ini ada pakar yang beranggapan, perang militer Republik Tiongkok melawan kolonialisasi Jepang, berhasil mengontrol Jepang dan Jerman, baru dapat berhasil merebut kemenangan, kontribusi militer menjadi sorotan internasional, tidak hanya menjadi hal yang mengesankan akan tetapi bukti nyata kehebatan dari militer.

Presiden Ma Ying-joeu pada tanggal 17 Mei berangkat kantor kemenhan untuk mereview tugas pekerjaan reformasi pertahanan, Presiden Ma mengatakan, pada tahun lalu pemerintah menggelar acara peringatan 70 tahun kemenangan perang melawan agresi Jepang, Ia banyak membaca buku sejarah terkait, beranggapan kemenangan perang yang dihadapi dengan tragis.

  

Presiden Ma mengungkapkan, dalam setiap medan perang militer pastu mengalami banyak kerugian dan sedikit kemenangan, akan tetapi mengandalkan ketekunan yang luar biasa, bertekad tidak pernah menyerah untuk mencapai kemenangan akhir, dalam beberapa tahun terakhir, ada beberapa sejarahwan asing mulai beranggapan, dikarenakan Republik Tiongkok menguasai militer Jepang, kemudian tentara sekutu pada masa perang dunia II berhasil merebut kemenangan. Presiden Ma Ying-joeu mengatakan, “setelah bertahun-tahun, kami melihat ada beberapa sejarahwan asing mulai beranggapan masa perang dunia II dalam kondisi demikian mampu merebut kemenangan, dibawah pimpinan dari Chiang Kai-shek, berjuang melawan militer Jepang, hal ini memberikan pandangan baru bagi semua diplomat dan wartawan asing, kami memberikan kesempatan sekutu berhasil merebut kemenangan perang pada 2 medan perang di Asia dan Eropa. Saya melihat banyak tentara tua dan pakar, mendengar perkataan demikian mereka meneteskan air matanya, karena perjuangan di masa lalu tidak pernah diketahui.”

  

Presiden Ma juga menambahkan, bermula dari kemenangan Taiwan, pembelaan Taiwan, pembangunan Taiwan hingga pertahanan Taiwan, peran militer sangat utama dan tidak boleh tertinggal, sementara pemerintah secara tertahap melakukan pengenalan agar masyarakat sosial juga lebih mendalami kontribusi militer terhadap Taiwan. Presiden Ma menekankan, militer bukanlah sekedar benteng pertahanan raksasa akan tetapi suatu sumber kekuatan cinta rakyat.

Komentar

Terbarumore