(Taiwan-ROC) – Dewan Kehormatan Akademi Sinika bersama dengan Wakil Presiden terpilih Chen Chien-jen (陳建仁) dalam menghadiri Konverensi Gabungan Kanker ke-21, memberikan laporannya. Chen Chien-jen mengatakan, berharap dunia kedokteran dimasa mendatang dapat mencapai “kedokteran 4P” yaitu Preventive, Predictive, Personalized dan Participatory. Melalui ketepatan dalam memprediksi, memprediksi kemungkinan seseorang menderita kanker, dapat mengurangi pengobatan yang tidak diperlukan oleh NHI. Ini dapat membuat para penderita merasakan pengobatan yang lebih efektif dan hubungan antara pasien dan dokter menjadi lebih baik.
Chen Chien-jen mengambil contoh, ada banyak hal yang dapat menyebabkan kanker hati. Apabila dapat diketahui umur seseorang, jenis kelamin, riwayat keluarga, antigen dan lain-lain, setidaknya dapat dengan mudah mengetahui kemungkinan resiko seseorang, memperkirakan kemungkinan seseorang dalam waktu 5, 10 tahun mendatang menderita kanker hati. Melalui ketepatan kemungkinan ini, dapat diketahui kemungkinan siapa saja yang mendapat kemungkinan terkena kanker dan membutuhkan pengobatan intensif, dan siapa saja yang kemungkinannya lebih sedikit dan tidak membutuhkan pengobatan.
Dia mengatakan, apabila dapat memperkirakan dengan tepat , pengobatan NHI yang tidak penting dapat berkurang. Para pasien dapat merasakan pengaruh pengobatan yang lebih efektif dimasa mendatang dan hubungan antara dokter dan pasien akan lebih baik.
Dari segi preventive, Chen Chien-jen mengatakan, hal ini termasuk 3 tingkatan yaitu pencegahan timbulnya kanker, pencegahan mengganasnya kanker dan pencegahan tidak dilakukan pengobatan yang menyebabkan kematian. Apabila seseorang merubah kebiasannya seperti tidak merokok, tidak mengunyah pinang, mengatur konsumsi makan dan banyak berolahraga, dapat menghindari timbulnya kanker. Namun mendapati kanker lebih awal, dapat mempengaruhi pengaruh dari penyakit, dan hal ini yang menjadi arah perkembangan di masa datang.
Chen Chien-jen mengatakan, kedokteran di masa mendatang akan lebih mengarah kepada perorangan yang membutuhkan data dari perorangan tersebut sehingga pasien akan meminta perawatan kesehatan lebih. Melalui data ini, dapat memperkirakan kemunkinan kebutuhan pengobatan seseorang dimasa mendatang.