(Taiwan-ROC) – Kongres Panam pada tanggal 29 April waktu setempat, menyetujui 2 kebijakan yaitu untuk mendukung Republik Tiongkok ikut serta dalam Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perseritakan Bangsa-Bangsa (UNFCCC) dan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Mereka juga memuji Republik Tiongkok atas pengaruhnya dalam mengurangi polusi dan permasalahan perubahan iklim serta kemajuan dan kerja keras dalam kemajuan penerbangan internasional.
Kongres Panama dalam keputusannya yang ke 65 menyatakan, ICAO adalah organisasi yang mendorong kemajuan dunia penerbangan internasional. Pemerintah Republik Tiongkok mempunyai kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi dibidang kargo penerbangan dan mempunyai data digital yang dapat diandalkan. Selain itu, pemerintah Panama mempunyai semangat yang sama dengan ICAO dalam hal ini.
Kongres Panama melalui keputusannya yang ke 66, memuji kerja keras dan kebijakan Republik Tiongkok dalam mengurangi polusi dan mengatasi perubahan iklim dan beranggapan bahwa perubahan iklim mempunyai pengaruh terhadap seluruh lapisan manusia, baik sosial maupun ekonomi. Republik Tiongkok melalui produksi peralatan energi matahari, telah mengembangkan teknologi yang mempengaruhi pelepasan gas karbon, menjadi potensi yang paling signifikan untuk mengurangi pengaruh perubahan iklim. Taiwan-Panama, perkembangan hubungan keduabelah pihak telah sesuai dengan arah perkembangan berkelanjutan. Oleh karena itu, memuji kontribusi teknologi Republik Tiongkok dan menyatakan persetujuannya untuk bergabung dalam UNFCCC.
Anggota Dewan kongres Panama bidang hubungan luar negeri, Dana Castaneda bersama dengan anggota lainnya yang juga merupakan mantan duta besar Panama di Taiwan, Jose Antonio Dominguez, secara pribadi menyampaikan 2 dokumen keputusan tersebut kepala Kantor Perwakilan Taiwan di Panama, Jose Maria Liu pada tanggal 11 kemarin.