(Taiwan-ROC) Berdasarkan Bloomberg, penyelesaian masalah personel Sharp Corp dari Chairman Foxconn Technology Group, Terry Gou tidak akan memakan waktu lama, ia memperingkatkan akan melakukan pengurangan pegawai, tetapi berjanji akan dengan “sepenuh hati” melakukan reindustri mengangkat citra merek secara keseluruhan.
Foxconn Technology Group dan Sharp Corp pada tanggal 2 April menandatangani perjanjian merger dimana dengan nilai 388,8 milyar Yen (sekitar USD3,5 milyar) Foxconn membeli 66% saham Sharp.
Setelah Sharp Corp tanggal 12 Mei kemarin mengumumkan laporan keuangan tahun 2015 yang mengalami kerugian selama 2 tahun berturut-turut, Terry Gou secara terbuka di depan karyawan menyampaikan, saya adengan serius dan sepenuh hati memberitahukan anda, pengoperasian perusahaan belum mencapai standard.” Berdasarkan laporan Bloomberg, dalam laporan yang tuliskan, setelah penilaian kerja perusahaan didapati “adanya ketidak efisien kerja” untuk itu dengan sangat menyesal harus melakukan pengetatan personil.
Sharp Corp di Osaka pada tahun lalu mengalami kerugian 222,3 milyar Yen (atau sekitar USD2,04 milyar), hingga akhir bulan Maret 2016 ini kerugian bertambah menjadi 256 milyar Yen (atau sekitar USD2,35 milyar)