History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM Chang: Masa Bakti Kerja Terpendek Namun Bernilai Indeks Tinggi

  • 12 May, 2016
  • Editor
PM Chang: Masa Bakti Kerja Terpendek Namun Bernilai Indeks Tinggi
PM Chang: Masa Bakti Kerja Terpendek Namun Bernilai Indeks Tinggi
(Taiwan, ROC) – Perdana Menteri Chang Shang-cheng pada hari Kamis tanggal 12 Mei dalam rapat Yuan Eksekutif menyampaikan, bahwa masa bakti kerja kabinet yang dipimpinnya hanya selama 3 bulan. Kejadian atau masalah yang tidak diprediksi sebelumnya, kerap dijumpai pula dalam 3 bulan tersebut, namun semua anggota kabinet, dapat segera langsung mengatasinya sendiri. Walau masa bakti kerja cukup singkat, namun memiliki nilai indeks yang tinggi. Chang Shang-cheng dalam kesempatan ini juga turut berterima kasih atas bantuan semua pihak dalam hal tetap menjalankan tugas dengan baik dan bertanggung jawab hingga inaugurasi presiden dan wakil presiden diselenggarakan.
Laporan pengajuan pembubaran kabinet juga diserahkan pada hari yang sama oleh Chang Shang-cheng kepada rapat Yuan Eksekutif. 
Chang Shang-cheng menjelaskan sejak dirinya ditunjuk sebagai Perdana Menteri, ia juga segera menghadapi masalah gagal panen di musim dingin, gempa dahsyat Tainan, wabah flu, kasus kapal nelayan yang ditembaki saat berada di perairan Indonesia, penangkapan kapal nelayan di Okinotorishima, kasus pembunuhan anak kecil di Neihu, kasus penipuan di negara Kenya, dan terakhir adalah masalah surat undangan untuk menghadiri rapat WHA dan sebagainya.
Chang Shang-cheng mengatakan, “Dihitung terdapat sekitar 10 kasus yang terjadi secara mendadak. Meskipun dalam masa 3 bulan terjadi begitu banyak kasus dadakan, mayoritas dapat diselesaikan dengan baik. Ini bukan karena kemampuan saya seorang, namun semua pihak juga secara aktif untuk langsung terjun, menemukan dan menyelesaikan kasus yang ada, ini menjadi hal yang paling saya apresiasi. Walau masa bakti kerja cukup singkat, namun jika dinilai dari Cost Performance, boleh saya katakan jika nilai indeks Cost Performance angkatan kita, memiliki performa yang terbaik.”
Chang Shang-cheng menyampaikan bahwa biasanya setiap terjadinya pergantian Perdana Menteri, pasti akan diikuti dengan pergantian susunan kabinet. Sejak 1 Februari naik sebagai Perdana Menteri, Chang Shang-cheng tidak melakukan alokasi personil atau aparat pejabat apapun. Ia menjelaskan bahwa sejak dirinya ditunjuk untuk menjadi Anggota Dewan, Menteri, Wakil Perdana Menteri, telah banyak melakukan sosialisasi dengan pejabat lainnya. Chang juga memuji sekalipun berkesempatan untuk melakukan pemilihan anggota kabinet, ia yakin tidak akan ada jenis pilihan yang lebih baik dari yang ada saat sekarang.
 

Komentar

Terbarumore