Pemerintah serta masyarakat Taiwan dan Jepang sejak dulu menjalin hubungan baik, maka perihal ketegangan yang muncul akibat sengketa perikanan di perairan sekitar Okinotori, Kementrian Luar Negeri (MOFA) sedang mengusahakan diadakannya perundingan dengan pihak Jepang agar hasil yang bisa diterima kedua pihak bisa dibuahkan.
Demikian keterangan yang disampaikan MOFA pada hari Rabu, 11 Mei, merespon komentar Menteri Luar Negeri Jepang Fumio Kishida beberapa hari lalu bahwa Jepang tidak akan mengadakan negosiasi dengan Taiwan perihal sengketa perikanan di Okinotori.
MOFA menjelaskan, Taiwan dan Jepang telah menegaskan pendirian masing-masing pihak, maka ada perlunya bagi komunikasi untuk diadakan agar ketegangan tidak menjadi semakin serius.
MOFA juga menegaskan kembali, berdasarkan Konvensi Undang-undang Kelautan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Okinotori hanya sebuah batu karang dan bukan pulau, zona keamanan seharusnya hanya 500 meter dan bukan 200 mil laut sebagaimana diklaim Jepang, maka diutusnya kapal patroli untuk melindungi operasi perikanan di sana sepenuhnya sesuai dengan hukum internasional.