Pemerintah Partai Progresif Demokratik (DPP) yang akan segera memegang kekuasaan di Taiwan merilis keterangan berisi empat pernyataan perihal partisipasi Taiwan dalam sidang tahunan Asembli Kesehatan Dunia (WHA) di Jenewa, Swiss, 23 Mei, menegaskan bahwa “prinsip satu Tiongkok” berdasarkan Resolusi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) no. 2758 tidak berhubungan dengan partisipasi Taiwan dalam WHA.
DPP juga mengritik bahwa dikaitkannya kehadiran Taiwan dalam sidang WHA dengan resolusi tersebut adalah suatu intervensi politik, maka Taiwan akan mengajukan protes.
Perihal pernyataan DPP tersebut, juru bicara Kantor Urusan Taiwan Daratan Tiongkok Ma Xiaoguang (馬曉光) hari Rabu, 11 Mei, mengemukakan, kewibawaan Resolusi PBB no. 2758 dan Resolusi Asembli Kesehatan Dunia (WHA) no. 25,1 dalam penegasan “prinsip satu Tiongkok” tidak boleh diragukan.
Menurutnya, partisipasi Taiwan dalam persidangan WHA sejak 2009 dilaksanakan dibawah susunan istimewa berdasarkan prinsip satu Tiongkok, maka menantang prinsip yang diakui secara internasional itu akan menyulitkan diteruskannya susunan tersebut.
Mengenai respon Daratan Tiongkok ini, juru bicara Yuan Eksekutif tertunjuk Tung Chen-yuan (童振源) hari Rabu mengutarakan, pendirian yang ditaati pemerintah DPP perihal partisipasi dalam sidang WHA sangat jelas, yaitu mentaati Piagam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa kesehatan adalah hak asasi manusia yang tidak boleh terganggu oleh ras, agama, kepercayaan politik, ekonomi maupun situasi sosial.
Partisipasi Taiwan dengan sikap pragmatis dan bermakna dalam sidang WHA tidak hanya akan menguntungkan kesehatan masyarakat Taiwan, juga hal yang tidak boleh absen dari sistem kesehatan global, tegas Tung.