History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Rencana Penghapusan PTLN Masuk Tahap Kedua

  • 07 May, 2016
  • Editor
Rencana Penghapusan PTLN Masuk Tahap Kedua
Rencana Penghapusan PTLN Masuk Tahap Kedua

(Taiwan-ROC) – Dua perangkat mesin di PLTN no. 1 yang dapat beroperasi 40 tahun, direncanakan akan di non-aktifkan pada tahun 2018 dan 2019. Berdasarkan UU, harus mengajukan 3 tahun sebelum mengnon-aktifkan dan menjalani pengkajian pengaruh terhadap lingkungan. Perusahaan Listrik Taiwan (Taipower) telah mengajukan kepada Biro Perlindungan Lingkungan (EPA) “rencana penon-aktifan PLTN no.1”, dan untuk mengikut sertakan masyarakat serta lebih berhati-hati, Taipower bersedia memasukkan perencanaan tersebut dalam pemeriksaan tahap dua.

Rencan penon-aktifan PLTN no.1, selain penghapusan fasilitas awal, termasuk penghapusan fasilitas yang diperlukan dalam penghapusan. Dikarenakan Taipower saat ini belum menemukan lokasi pembuangan limbah nuklir, oleh karena itu akan menyediakan “gudang penyimpanan sementara” untuk menyimpan limbah nuklir dan terkait hal ini juga harus melewati pengkajian EPA.

EPA pada tanggal 6 Mei mengadakan rapat kajian perlindungan lingkungan dan dalam rapat tersebut, perwakilan Biro Perlindungan Lingkungan Pemda kota New Taipei beranggapan, berdasarkan rencana Taipower, penon-aktifan PLTN no.1, penghapusan serta peralatan terkait, apabila disimpan didalam PLTN, hanya akan menjadi awal mimpi buruk yang lain.

Direktur EPA Kota New Taipei, Zheng Hui-fen (鄭惠芬) mengatakan, “Dilihat dari masyarakat setempat, tidak bisa karena anda tidak menemukan tempat, kemudian menjadikan PLTN 1 dan PLTN 2 menjadi gudang penyimpanan sementara, ditengah sementara anda masih belum menemukan (lokasi pembuangan limbah akhir) pada akhirnya bukan kah kami jadi tempat pembuangan akhir?”

Terhadap pertentangan penyimpanan limbah nuklir di PLTN, EPA memutuskan rencana penon-akitifan PLTN no. 1 dimasukan dalam pembahasan tahap 2, untuk melakukan pengkajian dan pembahasan lebih rinci

Kepala Dewan BUMN Kementerian Ekonomi Wu Guo-qing (吳國卿) mengatakan, “Apabila tidak lolos pengkajian tahap 2, itu mengartikan penghapusan tidak dapat dilaksanakan, jadi PLTN akan tetap terus berada disana. Jadi tujuan kami Taipower langsung mengajukan tahap kedua, juga disini. Berharap dengan pengkategorian di tahap kedua nanti, dari pembahasan dapat memperoleh banyak masukkan.”

Apabila pengkajian EPA tidak lolos dan ijin operasi PLTN no.l telah jatuh tempo, maka PLTN no.1 tidak dapat beroperasi dan tidak dapat dihapuskan sepenuhnya, hanya dibekukan ditempat semula. Selain rencana penghapusan, Taipower juga telah mengajukan “rencana penundaan” pada Dewan Energi. Kedua program berjalan bersamaan agar pemerintah yang datang dapat memiliki elastisitas dalam menjalankan kebijakan energi nantinya.

Komentar

Terbarumore