(Taiwan, ROC) - Beberapa waktu yang lalu Kementerian Sains dan Teknologi (MOST) memberikan laporan “Evaluasi keamanan data peralatan genggam” disebutkan bahwa Sitem Setelit Navigasi BeiDou (BDS) dapat menyadap informasi 2 belah pihak bahkan dapat mendeteksi posisi ponsel cerdas, sistem operasi dan menyeludupkan perangkat lunak jahat dalam Applikasi, apabila warga menggunakan ponsel-ponsel itu maka resiko kebocoran data akan meningkat.
Menteri MOST Shyu Jyuo-Min (徐爵民) hari ini saat hadir di sidang interpelasi Yuan Legislatif menyampaikan, kebanyakan satelit yang ada saat ini adalah satu arah, namun untuk satelit BeiDou adalah dua arah, ini untuk fungsi kemiliteran; apabila ponsel biasa ingin mengirim data ke satelit itu maka harus memancarkan sinyal radio yang sangat kuat, sampai saat ini kebanyakan ponsel khalayak umum hanya searah, ditambah lagi kalau ponselnya adalah buatan Taiwan, seperti ponselnya sendiri adalah hTC, pasti tidak bermasalah, kebanyakan ponsel juga tidak bermasalah. Ia mengatakan : selain untuk keperluan militer yang dua arah, untuk navigasi tidak ada yang menggunakan 2 arah, ponsel biasa tidak bermasalah.
Legislator DPP Wu Su-yao (吳思瑤) juga menyampaikan, topik ini sudah pernah diangkat pada bulan September tahun lalu, namun sampai saat ini tanggung jawabnya siapa masih belum jelas, ia mengkritik MOST kurang agresif, meminta MOST, NSB, NCC dan Kemenko terkait untuk segera mengantisipasi serta mengajukan kebijakannya.
Legislator dari partai KMT Ko Chih-en (柯志恩) juga berpendapat, satelit BeiDou mengancam keamanan data nasional kita, pejabat dan pegawai negeri harus meningkatkan kewaspadaan.