(Taiwan, ROC) – Partai Demokrat Progresif(DPP) pada hari ini(30/4) menjalankan pengenalan kabinet baru bersama, guna mempersiapkan pelaksanaan pemerintahan 20 Mei. Presiden terpilih Tsai Ing-wen menyampaikan, pemerintah baru belum menjabat, akan tetapi pengawasan dan kritkan telah diterima, upaya partai DPP selama 8 tahun dapat disia-siakan oleh kecerobohan penyampaian pendapat 8 detik, Tsai mengingat agar setiap anggota kabinet dalam memperhatikan perilaku dan tutur kata, tidak banyak berkata dan lebih banyak bertindak, tidak lupa merendahkan hati, juga tidak lupa dengan kehidupan masyarakat sosial.
Sudah dipastikan jabatan perdana menteri diduduki Lin Chuan, agar proses pergantian kabinet baru dapat berjalan dengan baik maka partai DPP pada tanggal 30 April menggelar kegiatan bersama selama 2 hari satu malam. Tsai Ing-wen mengatakan, semua anggota kabinet yang menerima jabatan, semestinya dapat merasakan beban tanggung jawab yang dipikul, berupaya mempercepat reformasi, dalam pengenalan selama dua hari bukan pelatihan anggota baru, melainkan rapat kerja; sementara ini ada 2 besar yang ditemui saat pelaksanaan tugas pemerintahan yakni bentuk komunikasi, yang terbagi terlalu mendetail dan belum dapat menyelesaikan masalah, kedua aturan hukum yang tidak berjalan seiring perkembangan permintaan baru, maka kegiatan pengenalan ini lebih mementingkan sistem komunikasi antar departemen, menjadi persiapan reformasi secara komprehensif.
Tsai Ing-wen mengatakan, sebentar lagi akan menjelang 20 Mei, standar masyarakat semakin jelas dan ketat, sementara pemerintah baru belum menjabat, baik dari pengawasan, pengaduan dan kritikan terus dimonitor, bagi pemerintah membangun kredibilitas tidaklah mudah, akan tetapi dapat dengan cepat dihancurkan, setiap anggota partai DPP dan staf pendukung menghabiskan waktu 8 tahun untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, akan tetapi 8 tahun yang terhimpun tidak dapat menandingi kecerobohan tutur kata 8 detik, melalui pembelajaran dadakan selama 2 minggu ini, semua anggota kabinet semestinya dapat merasakan, mencakup usia anggota kabinet, komposisi gender, termasuk juga fokus pengamatan dari masyarakat luar, akan tetapi Tsai mengharapkan agar tidak perlu takut dengan cemoohan, melainkan turun dalam aksi tindakan, Tsai juga mengingatkan agar setiap anggota kabinet lebih berhati-hati, hanya satu sekrup yang longgar maka semua usaha akan menjadi sia-sia.
Tsai juga memberikan dukungan kepada anggota kabinet dengan pernyataan “3 Tidak”, yang pertama, perlu berhati-hati dalam tutur kata, jangan banyak berbicara dan lebih banyak bertindak, jangan ceroboh dalam perkataan dan menimbulkan kontroversi; kedua, tidak lupa untuk merendah hati; ketiga, tidak terlepas dari masyarakat sosial, menjadikan kritikan sebagai kekuatan reformasi. Tsai Ing-wen mengatakan: “yang pertama, berhati-hati dalam tutur katam tidak menggunakan aksi tindakan untuk meyakinkan orang yang tidak sependapat dengan Anda, dan bukan karena kata-kata yang tidak pantas menimbulkan kontroversi, Kedua, tidak lupa bersikap rendah hati, jabatan tinggi tidak berarti pengetahuan lebih tinggi, perlu mendorong bawahan untuk berani memberikan pendapatnya, maka satu tim baru dapat mengerjakan tugas dengan baik. Ketiga, jangan sekali-kali terlepas dari masyarakat sosial, kita wajib serius menghadapi kritikan masyarakat dan menjadikan kritikan ini sebagai kekuatan reformasi, bukan sebagai hambatan pelaksanaan tugas pemerintahan.”
Tsai Ing-wen mengatakan, untuk kegiatan pengenalan kali ini dihadiri oleh beberapa menteri, beberapa diantara mereka adalah aktivitis lembaga sosial, diharapkan mereka juga dapat menuangkan suara masyarakat ke dalam instansi mereka, sehingga pembangunan negara ini tidak menyimpang dari jalur keadilan.