(Taiwan, ROC) – Mantan Legislator Chou Ni-an (周倪安) dari Partai TSU dan Ketua Asosiasi Peternak Hewan Babi Phan Chang-cheng (潘長成) beserta 10 perwakilan dari kalangan peternak babi Rabu pagi (27/4) mengunjungi Kantor Institut Amerika di Taipei (AIT) untuk menyampaikan protes soal impor daging babi dari Amerika Serikat yang mengandung ractopamine dan surat protes diterima langsung oleh petugas kantor perwakilan Amerika di Taiwan. Dalam wawancara terbuka, Ketua Phan menyampaikan, apabila pemerintah DPP tidak mendengar keluhan rakyat dan hak peternak babi serta memaksa untuk membuka impor daging babi AS yang mengadung ractopamine maka berarti DPP telah menipu surat suara, ia akan mengajak seluruh asosiasi peternak hewan di seluruh kabupaten dan kota untuk kembali ke Taipei menyampaikan aksi protes yang lebih besar lagi.
Disaat yang bersamaan ia juga menyampaikan, hampir semua peternak babi di Taiwan harus kredit, apabila pemerintah membuka impor maka peternak Taiwan akan bangkrut semua dan Kabupaten Pintung adalah pusat terbesar peternak babi di seluruh Taiwan, jumlahnya sekitar 40%, calon Menteri Pertanian Chao Chi-hung pernah menjadi walikota Pintung, tidak mungkin tidak mengetahui dampak yang ditimbulkan, ia sangat kecewa dengan apa yang disampaikan di masa-masa menjabat posisi itu.
Phan menyampaikan : Apabila daging babi Amerika, daging ractopamine masuk maka bukan hanya mempengaruhi kesehatan nasional tapi juga kepada hak peternak babi Taiwan; Saat ini harga di pasaran, seperti kemarin 68 dan 67 dolar, bila impor daging ractopamine dibuka maka akan mengganggu harga pasar hingga setengah harga.
Selama KMT memerintah 8 tahun tidak ada hasilnya, lanjut Phan, namun setidaknya sebelum masa lepas jabatan berhasil menahan sehingga impor daging babi tidak terbuka, Phan meminta DPP untuk mengevaluasi.Chou Ni-an menyampaikan, impor daging babi yang mengadung ractopamine selain tidak adil juga tidak sehat, Partai TSU menghimbau agar pemerintah dan pengusaha AS jangan mengekspor daging yang beracun dan tidak sehat ke Taiwan, kedua belah pihak seharusnya dapat bersama-sama mengontrol keamanan pangan; Partai TSU juga berharap agar setelah DPP memerintah dapat “Sadar sedang berada di pinggir jurang”, jangan karena mendapat tekanan yang besar lalu mempertaruhkan kesehatan rakyat untuk mendapatkan keuntungan dagang.