(Taiwan-ROC) – Dosen Universitas Ming Chuan, Wu Hsin-hsing (吳新興), yang juga merupakan calon Menteri Urusan Tionghua Perantauan (OCAC), pada tanggal 22 April mengatakan, pada tanggal 20 Mei mendatang resmi menjabat dalam OCAC dan akan terus bergerak maju kedepan, di dalam kerangka konstitusi Republik Tiongkok, tanpa membedakan partai biru maupun hijau, partai berkuasa maupun oposisi dan akan terus konsisten dan persisten. Pemerintahan yang baru nantinya, akan terus menambah pelayanan kepada para Tionghua perantauan, tidak akan berkurang. Terhadap hal-hal yang paling mendasar, akan terus melakukan yang terbaik.
Wu Hsin-hsing mengatakan, setelah Partai DPP berkuasa nantinya, tidak akan ada lagi perbedaan antara perantau senior maupun pernatau baru, karena semuanya adalah sama, sehingga dikedepannya semua akan diperlakukan setara, tidak ada diskriminasi. Dia mengatakan, setiap orang yang mendukung pemerintahan Republik Tiongkok dan mendukung kebebasan berdemokrasi Taiwan, adalah orang yang OCAC patut berikan pelayanan, karena mereka adalah harta kekayaan negara paling berharga.
Terhadap adanya kemungkinan perubahan perkembangan dimasa mendatang, Wu Hsin-hsing secara khusus menyampaikan kepada tionghua perantauan agar dapat terus mendukung pemerintahan yang baru.
Wu Hsin-hsing mengatakan, “Saya tekankan secara khusus, ingin saya sampaikan, pemerintah Republik Tiongkok sangat berterima kasih kepada rekan tionghua perantauan yang terus menerus mendukung pemerintah, mendukung Republik Tiongkok dan mendukung Taiwan. Saya mewakili pemerintah, menyampaikan rasa penghormatan yang setingginya kepada mereka, saya ingin sampaikan 120 ribu rasa terima kasih. Kita juga sangat menantikan para tionghua perantauan dapat terus mendukung pemerintah Republik Tiongkok setelah 20 Mei, dibawah kepemimpinan Presiden Tsai Ing-wen, terus mendukung kebebasan demokrasi Taiwan, agar politik negeri kita dapat terus berkembang.
Wu Hsin-hsing juga secara khusus menyampaikan kepada para tionghua perantauan dan pengusaha Taiwan agar dapat memahami tantangan yang harus dihadapi pemerintahan Partai DPP, serta terus mendorong tugas OCAC dibawah kepemimpinan Presiden Tsai Ing-wen.
Selain itu, terkait keadaan para tionghua perantauan yang kembali pada tanggal 20 Mei untuk menghadiri upacara pelantikan Presiden, pejabat OCAC mengatakan, untuk saat ini diperkirakan sudah ada sekitar seribu orang yang akan kembali ke Taiwan. Namun untuk kepastiannya, sekitar 10 hari sebelum 20 Mei, baru mendapat angka yang jelas.