(Taiwan-ROC) – Pada hari Sabtu 23 April, organisasi pelajar anti-silabus melangsungkan konferensi pers di depan kantor pusat Partai DPP. Selain mengkritik Menteri Pendidikan Wu Se-hwa (吳思華) yang tidak mau mengatasi permasalahan silabus pendidikan, juga meminta Partai DPP dan calon Menteri Pendidikan Pan Wen-chung (潘文忠) untuk menarik kembali alokasi waktu silabus pendidikan. Terhadap hal ini, Partai DPP mengatakan, partai beranggapan bahwa silabus pendidikan harus ditarik, namun untuk alokasi waktu akan dikembalikan dalam pembahasan kabinet mendatang. Calon juru bicara Yuan Eksekutif Tung Chen-yuan (童振源) menegaskan kembali, Kementerian Pendidikan seharusnya segera menghapus rencana perubahan silabus pendidikan sehingga sekolah-sekolah dapat kembali menggunakan buku pelajaran dari silabus yang lama.
Organisasi pelajar anti-silabus yang mengadakan konferensi pers di depan kantor pusat Partai DPP, mengkritik Menteri Pendidikan Wu She-hwa yang mengatakan permasalahan silabus pendidikan ini seharusnya ditanyakan kepada calon Menteri Pendidikan yang akan datang, Pan Wen-chung, sehingga dianggap jawaban seperti ini sangat tidak berperasaan untuk menyelesaikan permasalahan silabus pendidikan. Para pelajar juga meminta kepada Pan Wen-chung dan Partai DPP untuk segera menarik alokasi waktu silabus pendidikan. Perwakilan pelajar Hsiao Zhu-jun (蕭竹鈞) mengatakan, “Berharap setelah 20 Mei pemerintahan Partai DPP menjabat, menepati janjinya, menarik silabus pendidikan dari pekerjaan yang kotor, melegaliasasi silabus pendidikan dan segera dirumuskan.”
Wakil Direktur Bidang Pemuda Partai DPP, Huang Shou-ta (黃守達) mengatakan, partai beranggapan bahwa silabus pendidikan harus ditarik, dan nantinya silabus pendidikan akan dilegaliasikan, namun untuk alokasi waktu menunggu dalam pembahasan kabinet baru.
Dalam keterangan pers yang di keluarkan oleh Pan Wen-chung hari ini mengatakan, sewaktu dirinya menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan, selalu berharap untuk membuat mekanisme pengembangan kurikulum nasional. Dia sangat menyesalkan pada saat Kementerian Pendidikan merubah silabus pendidikan, tidak berjalan berdasarkan program perubahan, para anggota yang berpartisipasi tidak mewakili, sehingga apa yang dipikirkan sama sekali tidak sesuai. Pan Wen-chung mengatakan, sejak dia diminta untuk tidak membawahi bidang silabus pendidikan, tidak lagi mengikuti proses selanjutnya. Dia menekankan Wu She-hwa, setelah mempelajari pertentangan kekurangan dan nilai kekhususan dari silabus pelajaran bahasa mandarin dan sosial SMA, seharusnya segera menghapus rencana perubahan silabus pendidikan dan mengembalikan pada keprofesionalan pendidikan.
Calon juru bicara Yuan Eksekutif Tung Chen-yuan juga mengatakan, Kementerian Pendidikan seharusnya segera menghapus rencana perubahan silabus pendidikan, dia juga mengatakan agar sekolah-sekolah kembali menggunakan buku pelajaran dari silabus yang lama.