(Taiwan-ROC) – Presiden terpilih, Tsai Ing-wen (蔡英文) bersama dengan Perdana Menteri pilihannya, Lin Chuan (林全), pada tanggal 15 April secara terpisah mengumumkan personalia kantor kepresidenan dan daftar nama anggota kabinet.
Tsai Ing-wen mengumumkan Sekjen Kantor Kepresidenan dijabat oleh mantan Wakil Kepala Dewan Keamanan Nasional (NSC) yang juga mantan Wakil Rektor Universitas Nasional Chengchi, Lin Bih-jaw (林碧炤). Selain itu untuk Kepala Dewan Keamanan Nasional dijabat oleh Sekjen Partai Demokrat Progresif (DPP), Joseph Wu (吳釗燮).
Setelah mengumumkan tim NSC, Tsai Ing-wen mengatakan, seorang Presiden harus memimpin strategi dari sebuah negara untuk menghadapi keadaan internasional yang semakin lama semakin kompleks, sehingga dia harus dapat memegang kendali utama dibalik semua itu. Tsai Ing-wen mengatakan, Lin Bih-jaw memiliki latar belakang pendidikan yang sangat baik, mempunyai keahlian dibidang keamanan nasional dan juga berpengalaman di bidang politik. Pemerintahan dimasa mendatang akan sangat membutuhkan pengalamannya.
Tsai Ing-wen juga mengatakan, Joseph Wu mempunyai keahlian dibidang diplomatik sehingga kita membutuhkan pengalamannya untuk membentuk tim keamanan nasional agar dapat menciptakan lingkungan reformasi politik yang stabil.
Selain itu, Perdana Menteri terpilih Lin Chuan pada tanggal 15 April sore hari, mengumumkan daftar nama personil yang menjabat dalam urusan antar selat, diplomatik dan pertahanan nasional.
Daftar nama sebagai berikut:
- Kepala Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Australia, David Lee Ta-wei (李大維), menjabat sebagai Menteri Luar Negeri (Menlu).
- Kepala Dewan Koordinasi Amerika Utara, Chang Hsiao-yueh (張小月), menjabat sebagai Menteri Urusan Daratan Tiongkok (MAC).
- Mantan Kepala Direksi Aerospace Industrial Development Corporation (AIDC), Feng Shih-kuan (馮世寬), menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).
Lin Chuan mengatakan, David Lee merupakan pilihan pertama dan terbaiknya, dikarenakan pengalamannya dibidang diplomatik sehingga akan sangat telilti, dan pembawaanya juga cukup tenang. Dia berharap kebijakan diplomatik yang nantinya akan mengikuti arah ekonomi dan perindustrian, terutama “kebijakan mengarah ke selatan”, yang akan sangat membutuhkan kerjasama dengan Kemenlu, dipercaya bahwa David Lee akan sangat membantu di pemerintahan mendatang.
Lin Chuan mengatakan, Chang Hsiao-yueh sangat piawai dalam mengurusi hubungan antar sesama dan permasalahan yang kompleks. Tidak hanya itu, ia juga merupakan Menlu perempuan pertama yang juga diplomat perempuan pertama. Dia percaya Chang Hsiao-yueh dapat menyelesaikan permasalahan kontradiksi serta menyelaraskan perbedaan pendapat dalam hubungan antar selat.
Lin Chuan juga mengatakan, Feng Shih-kuan pernah menjabat sebagai Kepala Direksi AIDC dan mempunyai pengalaman dibidang kemiliteran, sehingga dipercaya dapat menggabungkan kebijakan pertahanan nasional dengan kebijakan industri untuk menciptakan industri pertahanan nasional. Selain itu juga, Feng Shih-kuan pernah menjabat di sebuah perusahaan swasta, sehingga akan sangat membantu dalam hubungan antar Menhan dengan media.
Pada hari yang sama, juga diumumkan anggota kabinet bidang ekonomi sebagai berikut:
- Wakil Menteri Keuangan, Sheu Yu-jer (許虞哲), menjabat sebagai Menteri Keuangan.
- Menteri Ekonomi dijabat oleh Profesor dari institut mekanik terapan, Lee Chih-kung (李世光)
- Menteri Sains dan Tekonologi dijabat oleh Rektor Universitas Nasional Sun Yat-sen, Yang Hung-duen (楊弘敦).