(Taiwan-ROC) – Dalam rangka menunjukkan hasil inovasi dari pendidikan dalam negeri, Kementerian Pendidikan bersama dengan 100 lembaga pendidikan dan sekolah-sekolah, bekerja sama mengadakan “DREAM Hi Pameran Konsep Pendidikan Masa Datang”. Presiden Ma Ying-jeou (馬英九) yang secara khusus hadir dalam cara tersebut pada tanggal 15 April mengatakan, pemerintah bersama dengan masyarakat bersama-sama mendorong pendidikan daerah dan pendidikan internasional, tidak hanya dapat menonjolkan keadilan regional, tetapi juga dapat menanamkan pandangan tentang dunia internasional kepada anak-anak sejak dini.
Untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang perkembangan pendidikan Taiwan saat ini, Kementerian Pendidikan mengadakan pameran “Konsep Pendidikan Masa Datang” yang berlangsung pada tanggal 15~17 April 2015 di Huashan Creative Park, Taipei. Area pameran pun dibagi atas 4 tema utama yaitu, “masa depan pedesaan”, “masa depan inovasi”, “masa depan internasional”, dan “masa depan daya hidup”.
Dalam pameran tersebut, para peserta pameran menunjukkan produk pendidikan yang penuh kreativitas maupun inovasi, diantaranya Sekolah Teknik Pertanian Huwei di Kabupaten Yunlin yang memamerkan pertanian kreativnya, memanfaatkan tanaman yang ditanam dalam sekolahnya. Dengan menggunakan sistem penyaringan, dapat menghasilkan minyak murni dari pohon tersebut. Kemudian menggunakan cara yang sama dan digunakan dalam menciptakan cairan anti nyamuk dan pelembab tangan dari susu kambing.
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Feng Ming yang menggabungkan pendidikan pencegahan bencana dengan permainan, mengajak para pengunjung pameran dan para pelajar yang hadir untuk ikut bermain bersama dalam permainan “monopoli”. Direktur Bidang Pendidikan, Hsieh Hui-zhu mengatakan, dari permainan tersebut para masyarakat dapat belajar mengambil sikap bila terjadi kebakaran, cara menggunakan alat pemadam kebakaran dan 3 hal penting yang harus diketahui saat mengungsi (akibat bencana).
Kepala Negara selain ikut dalam pembukaan acara, juga ikut berkeliling mengunjungi stand yang ada dan dengan hangat menyapa para pelajar. Presiden mengatakan, Menteri Pendidikan bersama dengan banyak pihak, bekerja sama demi pendidikan daerah. Ini adalah keadilan regional dimana setiap pihak dan daerah dapat merasakan perasaan yang sama. Beliau juga menyampaikan pentingnya memperluas pandangan terhadap dunia internasional sehingga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan. Kepala Negara mengatakan, “Dengan kegiatan seperti ini, anak-anak kita tidak akan mempunyai rasa takut sejak kecil, apabila ini dibimbing dengan baik, kita pasti akan dihormati oleh dunia internasional dan negeri ini dapat membuat orang terharu.”
Selain produk-produk yang dipamerkan, Kementerian Pendidikan juga mengundang 24 guru dan pelajar yang berasal dari daerah-daerah serta bidang terkait untuk menyampaikan pandangan serta pengalamannya dibidang pendidikan. Selain itu, Administrasi Olahraga juga menggunakan tema “Pelajaran Olahraga yang Menyenangkan”, mengundang para masyarakat untuk merasakan pelajaran olahraga di daerah, yang sangat berbeda dengan sekolah pada umumnya.