(Taiwan-ROC) – Pihak Meksiko pada hari sebelumnya mengumumkan perpanjangan masa pajak impor besi baja dan 97 produk baja lainnya, menjadi 180 hari. Terhadap hal ini, Biro Perdagangan Asing, Kementerian Ekonomi pada tanggal 15 April mengatakan, hal ini dilakukan sebagai langkah pertahanan dan bukan ditujukan kepada negara tertentu. Selain itu, Meksiko mempunyai kebutuhan impor besi baja untuk industri listrik, elektronik dan otomotif, sehingga ini tidak termasuk dalam gelombang kenaikkan tarif dan tidak akan mempengaruhi pengusaha Taiwan.
Meksiko terus meningkatkan pajak impor terhadap 5 produk besar seperti billet, baja, gulungan baja, pelat baja dan kawat serta 97 produk lainnya sejak tanggal 8 Oktober 2015, yang awalnya 7% menjadi 10% dan terakhir menjadi 15%. Pihak Meksiko mengumumkan hal ini mulai diberlakukan sejak tanggal 5 dan akan diperpanjang selam 180 hari. Taiwan sendiri, telah mengekspor besi baja ke Meksiko selama 2 tahun terakhir ini sebanyak lebih dari US$ 200 juta, apakah hal ini akan mempengaruhi para pengusaha dibidang ini? Deputi Biro Perdangangan Asing, Yang Shu-mei (楊淑媚) pada tanggal 15 April mengatakan, Meksiko mengambil tindakan ini hanya untuk melindungi industri besi baja domestik dan peningkatan tarif impor ini bukan ditunjukkan bagi negara tertentu. Tidak akan mempengaruhi para pengusaha Taiwan dan sampai saat ini belum mendapat respon dari para pengusaha terkait.
Yang Shu-mei mengatakan, saat Meksiko memasukkan industri listrik, elektronik dan otomotif kedalam rencana pengembangan industri, Meksiko sudah jelas menggambarkan kebutuhan impor terhadap bahan baku industri tersebut. Oleh karena itu, bahan-bahan baku ini tidak termasuk dalam pemberlakuan peningkatan biaya pajak. Yang Shu-mei mengatakan, “Mereka (Meksiko) kali ini bersifat untuk mempertahankan disegala aspek, sejenis pajak perlindungan diri. Kami tidak mungkin meminta setiap pengusaha untuk melakukannya. Namun produk yang dapat di ekspor oleh pengusaha, apabila mereka membutuhkan impor dari beberapa jenis produk ini, pastinya mereka akan terus, harga jelas akan bersaing, dan sudah pasti bisa terus mengekspor.”