(Taiwan-ROC) Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan yang diumumkan tanggal 12 April membeberkan, dikarenakan perekonomian global menghadapi berbagai ancaman sehingga tahun ini perkiraan pertumbuhan ekonomi global tahun ini direvisi ke bawah, dan apabila Inggris mengundurkan diri dari Uni Eropa maka gejolak ekonomi akan semakin besar. Berdasarkan perkiraan, pertumbuhan ekonomi Taiwan tahun ini menjadi 1,5%.
IMF selama 3 kwartal berturut-turut merevisi ke bawah perkiraan ekonomi global, dan tahun ini dari perkiraan yang dikeluarkan pada bulan Januari sebesar 3,4% diturunkan menjadi 3,2%, perbedaan cukup besar jika dibandingkan dengan perkiraan pada bulan Juli tahun kemarin yaitu 3,8%, alasan utama karena pergerakan perekonomian global “waktu terlalu lama dan terlalu lamban”, negara-negara ekonomi terbesar di dunia harus segera mengambil tindakan untuk mengerakkan pertumbuhan ekonomi.
Dalam laporan menyampaikan, penyebab dari direvisi ke bawah perkiraan pertumbuhan global karena melambannya pertumbuhan ekonomi Daratan Tiongkok, harga minyak dunia yang terus menurun dan melemahnya ekonomi negara-negara maju. Perkiraan pertumbuhan ekonomi global untuk tahun depan dari 3,6% diturunkan menjadi 3,5%.
Berdasarkan laporan yang dikeluarkan IMF, pertumbuhan ekonomi Taiwan yang pada tahun 2015 sebesar 0,7% untuk tahun 2016 ini diperkirakan sebesar 1,5% dan tahun 2017 meningkat menjadi 2,2%.