History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Partisipasi AIIB, Chang Sheng-ford: Tidak Mungkin Pengajuan Melalui Menkeu Daratan Tiongkok

  • 12 April, 2016
  • Editor
Partisipasi AIIB, Chang Sheng-ford: Tidak Mungkin Pengajuan Melalui Menkeu Daratan Tiongkok
Presiden AIIB, Jin Li-qun

(Taiwan, ROC) – Bank Investasi Infrastruktur Asia(AIIB) yang dirintis oleh Daratan Tiongkok, Presiden AIIB Jin Li-qun mengutarakan, Taiwan jika berkeinginan bergabung dalam AIIB, wajib melakukan permohonan melalui menteri keuangan Daratan Tiongkok. Sehubungan dalam hal ini, menkeu Chang Sheng-ford hari ini (12/4) mengatakan, Taiwan tidak mungkin melakukan pengajuan permohonan melalui kementerian keuangan Daratan Tiongkok, hal ini dapat menunjukkan Republik Tiongkok tidak memiliki kuasa. Perihal apakah Taiwan masih mengupayakan bergabung dalam AIIB, Chang Sheng-ford menjelaskan saat ini masih didiskusikan melalui hubungan diplomasi maupun platform untuk hubungan antar selat.

  

Isi perjanjian AIIB pada pasal 3 ayat 3 menentukan “bagi yang tidak berdaulat atau tidak berstatus dalam hubungan internasional atas tindakan pengajuan permohonan, maka semestinya dalam hubungan internasional melalui persetujuan pihak anggota bank atau mengajukan ke bank untuk permohonan menjadi anggota”, untuk persyaratan ini pada tahun lalu menimbulkan perdebatan, kemenkeu dalam hal ini menyerukan, poin penting pasal ini menekankan Hongkong yang dapat mengajukan permohonan, sementara tidak ada kaitannya dengan Taiwan, selang beberapa bulan, Presiden AIIB saat berada di Hongkong mengatakan, jika Taiwan ingin bergabung dengan AIIB maka pengajuan permohonan wajib melalui kemenkeu Daratan Tiongkok.

Sehubungan dengan hal ini, Menkeu Chang Sheng-ford mengutarakan, Republik Tiongkok adalah negara berdaulat, tidak mungkin melakukan pengajuan melalui kemenkeu Daratan Tiongkok. Chang Sheng-ford mengatakan, “perlu mengajukan permohonan melalui menkeu Daratan Tiongkok, kami tidak dapat menerima. Di masa lalu presiden, perdana menteri terus mengatakan, wajib mempertahankan kehormatan diri, konsep persamaan baru ikut bergabung, Jika perkataan baru yang dilontarkan Jin Liqun meminta adanya permohonan melalui kemenkeu Daratan Tiongkok, melalui instansi ini menandakan tidak ada kuasa, kami sangat tidak terima.”

  

Chang Sheng-ford mengatakan, tahun lalu Jin Liqun menjabat sebagai presiden, Kemenkeu pernah mengirimkan surat resmi ucapan selamat, juga menanyakan kapan akan dimulai pembentukan negara anggota baru, perlukan Taiwan mengajukan permohonan ulang, instansi manakah yang dapat dihubungi, dari beberapa pertanyaan ini dilontarkan namun tidak mendapat respon. Chang Sheng-ford mengatakan, “semua hal telah kami sampaikan, jika ingin menjadi negara anggota AIIB, sebutan nama dapat kami terima, akan tetapi sebutan “Taipei China” tidak dapat diteriima, setidaknya nama sebutan adalah “Chinese Taipei”, jika belum merasa puas, tentu saja kami juga tidak akan ikut bergabung.”

  

Pemerintahan baru akan menjabat pada tanggal 20 Mei mendatang, pada masa tersebut apakah Taiwan akan mengalami kesulitan untuk bergabung dalam AIIB? Chang Sheng-ford mengatakan, selanjutnya dapat melihat upaya pemerintah baru. 

Komentar

Terbarumore