History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Rally di Taipei menyerukan hukuman mati terhadap “orang yang pantas menerimanya”

  • 11 April, 2016
  • Editor
Rally di Taipei menyerukan hukuman mati terhadap “orang yang pantas menerimanya”
5.000 orang mengikuti sebuah rally di Taipei pada hari Minggu, 10 April, mendukung hukuman mati

(Taiwan, ROC) Sebuah rally digelar di Taipei pada hari Minggu, 10 April, menyerukan diimplementasikannya keadilan oleh pemerintah, yang dianggap telah mengurangi penggunaan hukuman mati.

Kondisi dan lingkungan di Taiwan masih belum sesuai untuk menghapuskan hukuman mati berdasarkan undang-undang yang berlaku saat ini, kata Asosiasi Kepedulian Sosial Mawar Putih yang mengorganisir rally di depan Kantor Kepresidenan yang diikuti sekitar 5.000 orang itu.

Menurut organisasi tersebut, lebih dari 10.000 orang sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup di penjara Taiwan karena pemerintah telah mengurangi penggunaan hukuman mati.

Taiwan tidak memiliki anggaran maupun tenaga manusia untuk mendidik dan mereformasi narapidana, maka para hakim seharusnya tidak ragu-ragu dalam menjatuhkan hukuman mati terhadap “orang yang pantas menerimanya” dan pemerintah hendaknya tidak berusaha menghentikan pelaksanaan hukuman mati, lanjutnya.

Debat atas hukuman mati kembali menjadi topik perbincangan hangat setelah seorang gadis berusia empat tahun secara brutal dibunuh oleh seorang pria di Distrik Neihu, Taipei, 28 Maret.

Merespon pertanyaan wartawan sehari berikutnya, Perdana Menteri Simon Chang San-cheng (張善政) menegaskan pendirian pemerintah bahwa “konsensus publik dengan persentase sangat tinggi” dibutuhkan untuk menghapuskan hukuman mati, dan Taiwan sekarang masih sangat jauh dari waktu tersebut.

Untuk diketahui juga, hukuman mati terakhir di Taiwan dilaksanakan pada Juni 2015, dan yang sebelumnya lagi pada April 2014.

Komentar

Terbarumore