(Taiwan, ROC) Cuaca hangat dan kering bagaikan awal musim panas di Taiwan pekan lalu tampaknya telah berakhir. Biro Cuaca Sentral (CWB) memprakirakan, disebabkan masuknya suatu front cuaca, suhu udara lebih rendah dan hujan akan turun di berbagai pelosok mulai Minggu, 10 April.
Menurut CWB, warga di Taiwan utara akan merasakan perubahan cuaca lebih besar, dimana suhu udara akan turun lebih banyak dan hujan akan disertai guntur dan halilintar.
Di sejumlah tempat, lanjut CWB, suhu setinggi 32 derajat Selsius yang dicatat pekan lalu akan turun ke sekitar 20 hingga 22 derajat pada malam hari, dan cuaca dingin dan basah ini akan berlangsung sepanjang satu minggu.
CWB juga mengingatkan warga di sebagian tempat di Taiwan utara dan pulau Kinmen, Matsu serta Penghu untuk mewaspadai berkurangnya jarak penglihatan, pada khususnya harus memperhatikan informasi mengenai jadwal penerbangan dan kondisi lalu lintas.
Masih untung, merendahnya jarak penglihatan disebabkan oleh kabut dari cuaca lembab dan bukan memburuknya kualitas udara. Menurut Administrasi Pelestarian Lingkungan (EPA), level konsentrasi PM2,5 (partikulat barang halus berukuran lebih kecil dari 2,5 mikrometer) yang mencatat angka tinggi seminggu sebelumnya telah turun ke level rendah dan menengah.