(Taiwan-ROC) Tekait santernya isu jumlah wisatawan Daratan Tiongkok yang datang ke Taiwan mengalami penyusutan, Menteri Transportasi, Chen Jian-yu tanggal 7 April menegaskan, sistem yang digunakan pihak Daratan Tiongkok mengakibatkan berkurangnya jumlah warga Daratan Tiongkok berwisata ke Taiwan, hal ini lebih terlihat jelas setelah pertengahan bulan, diperkirakan akan berkurang sekitar 30%. Pakar menyarankan, pemerintah selain membuka sumber wisatawan dari negara lain, juga harus meningkatkan kualitas produk pariwisata dalam negeri, memperluas hubungan kerjasama pariwisata dengan berbagai negara, dengan demikian baru dapat menarik lebih banyak wisatawan manca negara datang ke Taiwan.
Mentrans Chen Jian-yu menyampaikan, wisatawan Daratan Tiongkok yang datang ke Taiwan mulai pertengahan bulan ini akan berkurang sekitar 30%. Analis Institut Riset Ekonomi Industri Taiwan, Yang Jia-hao menganalisis, tahun kemarin jumlah wisatawan yang datang ke Taiwan menembus angka 10 juta orang dimana 40% disumbangkan dari Daratan Tiongkok, diperkirakan devisa yang diberikan dari sektor pariwisata pada tahun kemarin sebesar USD6,3 milyar, apabila jumlah wisatawan Daratan Tiongkok berkurang 30% berarti pemasukan akan berkurang sekitar 1 milyar dollar Amerika, pengaruhnya terhadap perekonomian Taiwan tidak terlalu besar.
Yang Jia-hao menyarankan, pemerintah selain membuka sumber wisatawan dari negara yang lain, pemerintah setempat menjalin kerja sama dengan negara lain seperti beberapa waktu lalu Dinas Pariwisata wilayah tengah Taiwan menandatangani MoU “Pertukaran Pariwisata” dengan Shoryudo Jepang untuk mempromosikan 2 obyek wisata, selain itu juga meningkatkan kualitas produk wisata dalam negeri, mencanangkan transportasi mudah dan nyaman untuk menarik semakin banyak wisatawan lepas manca negara berwisata ke Taiwan. Yang mengatakan, “seperti wisatawan lepas dari Daratan Tiongkok, mereka biasanya memilih transportasi Taxi atau patungan yaitu dengan cara sebuah taxi yang menarik penumpang secara patungan, tetapi mereka khawatir supirnya jahat, untuk itu cara transportasi penumpang patungan seharusnya juga dimasukkan dalam pengelolaan.”
Mengenai ada legislator yang mengusulkan memperluas sumber wisatawan asing dengan memberikan fasilitas bebas visa bagi wisatawan Asia Tenggara, Yang Jia-hao merasa ini dapat dilakoni, ia menganalisa, tahun lalu, jumlah wisatawan asal Asia Tenggara yang berkunjung ke Taiwan sekitar 1,42 juta orang, menduduki 14% dari keseluruhan, masih ada ruang untuk dikembangkan lagi. Selain itu, meskipun peningkatan wisatawan asal Korea mencapai 25%, tetapi tahun lalu yang datang ke Taiwan hanya 660 ribu orang, masih dapat dikembangkan lagi.