(Taiwan, ROC) Kantor Kepresidenan pagi hari ini (6/4) mengadakan rapat bulanan yang mengundang mantan rektor National Kaohsiung University of Hospitality and Tourism, Yung Ji-ye untuk membicarakan trend global pengembangan pariwisata. Yung Ji-ye menyampaikan, Taiwan telah menjadi negara yang berhasil memiliki sepuluh jutaan wisatawan, selanjutnya adalah bagaimana menerobos hal penting ini, ia mengusulkan wisata kapal pesiar sebagai salah satu peluang di masa mendatang, karena kapal pesiar merupakan transportasi lalu lintas yang mengangkut banyak penumpang, sehingga memiliki potensi besar dalam pengembangan.
Kantor Kepresidenan tanggal 6 April pagi menyelenggarakan dengan meminta mantan rektor National Kaohsiung University of Hospitality and Tourism, Yung Ji-ye untuk menyampaikan topik “Trend Pengembangan Pariwisata Global sebagai Inspirasi Industri Wisata; Pengabungan Industri Berbeda”, yang mana wakil menteri luar negeri selaku pembuka dari kegiatan ini.
Yung Ji-ye dalam ceramahnya mengemukakan, wisatawan yang datang berkunjung ke Taiwan telah menembus 10 juta orang, untuk itu harus menghadapi bagaimana menyelesaikan masalah ini, ia menyampaikan perlunya flesibelitas yang tinggi terhadap pangsa pasar ini, pembagian pasar juga harus jelas, arahan terhadap pendidikan penjagaan dan pelestaraian lingkungan dan lainnya yang merupakan trend pengembangan wisata global yang saat ini sangat diperhatikan, selain itu untuk langkah berikutnya disarankan Taiwan dapat berupaya mencari terobosan dan peluang dalam wisata kapal pesiar. Yung Ji-ye mengatakan, “Karena konsep Taiwan adalah negara kepulauan, pengunjung yang datang ke sini selain dengan pesawat terbang, kapal pesiar memiliki tenaga yang besar untuk dikembangkan, karena kapal pesiar mengangkut penumpang dalam jumlah yang besar.”
Yung Ji-ye menegaskan, perubahan di Daratan Tiongkok dapat mempengaruhi pangsa pasar wisata kawasan Asia Pacific, akumulasi daya konsumsi dari wisatawan Daratan Tiongkok hingga tahun 2014 mencapai 165 juta dollar Amerika Serikat, ia merasa sudah seharusnya hubungan antar selat Taiwan mempertahankan suatu kefleksibelan tertentu sehingga pasar pariwisata Taiwan dapat berkembang dengan lebih baik, dan untuk jangka panjang industri pariwisata Taiwan pasti akan dipengaruhi oleh aspek politik, ekonomi dan lingkungan sosial.