(Taiwan, ROC) – Kementerian Luar Negeri pada hari ini(5/4) mengatakan, kepala kantor perwakilan Republik Tiongkok di Amerika, Shen Lyu-shun bersama direktur eksekutif kantor perwakilan Amerika di Taiwan(AIT), Joseph Donovan Jr. pada tanggal 4 April waktu Amerika tengah melakukan penandatanganan “inisiatif kerjasama pengembangan kemudahan wisatawan internasional Taiwan-Amerika”, meneruskan sebelumnya Amerika bekerjasama dengan negara Inggris, Jerman, Belanda, Panama, Korea Selatan dan Meksiko, kini Taiwan sebagai negara ke-7 dunia dan menduduki urutan ke-2 Asia, ikutserta dalam program entry global Amerika Serikat.
AIT pada hari ini mengemukakan, AIT bersama dengan perwakilan Taiwan di Amerika(TECRO) pada tanggal 4 April telah melakukan penandatanganan kerjasama, menyatakan AIT dan TECRO akan bekerjasama mengupayakan program global entry dalam kerjasama perluasan perlindungan perbatasan dan beacukai(CBP), bersama pihak keimigrasian Taiwan(NIA) mengimplementasikan program E-gate, wisatawan asal Amerika maupun Taiwan yang memenuhi persyaratan dalam menggunakan kedua fasilitas ini. Kedua sistem ini akan diproses dan diuji apakah dapat mengurangi resiko bagi wisatawan, hingga mereka juga memperoleh kemudahan cepat setiba di loket keimigrasian.
Kemenlu mengatakan, program global entry di bawah pengawasan departemen keamanan dalam negeri Amerika, direktorat perlindungan perbatasan dan bea sukai(CBP) terlebih dahulu perlu lolos dalam peninjauan, mempermudah dan mengurangi riskan wisatawan saat tiba di Amerika, di masa mendatang sistem kedua belah pihak Taiwan-Amerika telah disempurnakan, maka melalui sistem Global Online Enrollment System( GOES) mengajukan permohonan, kedua belah pihak dapat mereview keamanan, jika diloloskan maka dapat bergabung sebagai anggota berlaku selama 5 tahun.
Juru bicara kemenlu Eleanor Wang mengatakan, “menjadi negara anggota, tiba dan masuk ke Amerika hanya dengan melewati mesin global entry, menggesek paspor langsung diloloskan, usai prosedur maka dapat melewati jalur khusus, tidak menghabiskan banyak waktu untuk mengantri, melewati keimigrasian dengan waktu cepat.”
Kemenlu mengatakan, Kemenlu bersinergi dengan pihak keimigrasian(NIA) selama satu tahun saling berkoordinasi berhasil ikut serta dalam program global entry, tidak hanya menjadi penerima fasilitas bebas visa Amerika Serikat yang sangat memudahkan, kini masih menunjukkan hubungan Taiwan-Amerika yang semakin akrab.
AIT mengatakan, di masa 30 tahun yang lalu, hubungan bilateral Amerika dengan Taiwan semakin kuat dan stabil, semenjak tahun 2012 setekah diumumkan Taiwan masuk dalam program Visa Waiver Amerika, wisatawan Taiwan yang berkunjung ke Amerika meningkat 50%, juga semakin banyak warga Amerika yang berwisata ke Taiwan. Saat ini Amerika menjadi sumber wisman terbesar ke-5 dunia, mencatat posisi 10 besar satu-satunya negara di luar Asia.
AIT mengatakan, sekian tahun lamanya, kerjasama AIT dan TECRO semakin meningkatkan hubungan bilateral, dengan adanya pernyataan bersama membuka lembaran kerjasama baru.