(Taiwan-ROC) – Menjelang serah terima pemerintahan pada tanggal 20 Mei yang tersisa tidak sampai 2 bulan, meskipun rancangan persyaratan serah terima telah disetujui oleh Komite Peninjau, namun hal ini masih menunggu keputusan dari Yuan Legislatif, dan masih belum ada pembahasan secara nyata.
Terhadap perkembangan persyaratan serah terima di Yuan Legislatif, ketua Yuan Legislatif Su Jia-chyuan (蘇嘉全) saat menghadiri kegiatan pada tanggal 1 April kemarin mengatakan, sangat sulit untuk menyelesaikan 3 tahap pembahasan sebelum serah terima jabatan.
Su Jia-chyuan mengatakan, “Waktu yang tersisa saat ini hingga serah terima 20 Mei tidak sampai 2 bulan, jadi jika ingin menggunakan peraturan ini, saya rasa waktu pemberlakuannya sangat mepet. Jadi sebenarnya apakah Partai Kuomingtang (KMT) yang telah menyesuaikan segala hal terkait serah terima karena sudah mempunyai banyak pengalaman turun menurun, atau Partai Demokrat Progresif (DPP), sebaiknya kita bahas ini di Yuan Legislatif. Selama tidak melanggar konstitusi, dapat dengan stabil dan aman menyerahkan kekuasaan pemerintah serta mewariskan pengalaman, ini baru persyaratan yang baik. Ingin hal ini tepat waktu, saya lihat, sangat sulit.”
Meskipun dari permasalahan waktu sangat sulit tercapai, namun Su Jia-chyuan tetap beranggap persayaratan serah terima adalah sebuah kewajiban. Hal ini tidak ada hubungannya dengan partai politik, melainkan ini sistem politik negara secara keseluruhan, sehingga Yuan Legislatif mempunyai tanggung jawab melakukan tugasnya sebaik mungkin.
Selain itu, media juga menanyakan Su Jia-chyuan tentang bagaimana pandangan terhadap rancangan peraturan pengawasan kerjasama antar selat. Su Jia-chyuan mengatakan, setiap rancangan Undang-Undang harus melalui pembicaraan di Yuan Legislatif dan harus menghormati pandangan dari partai lain, baru dapat sesuai dengan pandangan masyarakat. Dia percaya, setiap partai pasti dapat mempertimbangan pengaruh UU terhadap lingkungan sekitar.