(Taiwan-ROC) – Dalam kunjungannya memantau proses penyedotan minyak kapal kargo T.S Line yang mengalami kecelakaan beberapa saat yang lalu, Perdana Menteri Chang San-cheng mengatakan, proses penyedotan minyak secara garis besar telah selesai, hanya tersisa minyak residu yang tidak dapat disedot, dan untuk hal ini telah meminta Biro Perlindungan Lingkungan untuk memikirkan cara yang baik. Namun dapat dipastikan, sudah tidak ada kebocoran yang menyebabkan bahaya pencemaran lingkungan.
PM mengatakan, 8 muatan kargo yang berbahaya diatas dek kapal telah diangkut, sisanya perlahan sedang dalam proses pemindahan dan perkembangannya lebih cepat dibanding yang diperkirakan. Dia berharap dapat menggunakan kesempatan sebaik mungkin selama cuaca baik selama 1 pekan ini untuk dapat segera menyelesaikan pemindahan cargo yang berada di atas dek kapal.
Chang San-cheng mengatakan, “Yang mereka kerjakan saat ini adalah memindahkan kargo yang berada di depan terlebih dahulu. Dalam rapat tadi juga mengatakan, malam hari akan memasang lampu untuk meneruskan pekerjaan hingga jam 8, 9 bahkan jam 10 malam, jadi perkembangan kargo hari ini sangat baik. Selain itu bagaimana menyelesaikan minyak yang tidak bisa disedot dari kapal kargo, masih harus dipikirkan lagi, namun akan berusaha sebaik mungkin selama cuaca baik, cuaca selama kurang lebih 1 pekan ini, sehingga harus menggunakan kesempatan 1 minggu sebaik mungkin.”
PM mengatakan, berdasarakan hasil pemeriksaan Dewan Pertanian, ikan disekitar perairan tidak terpengaruh pencemaran, namun daerah pesisir sudah jelas mendapat pengaruh, Dewan Pertanian juga telah membicarakan perihal ganti rugi dengan Asosiasi Nelayan Jinshan. Chang San-cheng juga menekankan, beberapa hari kemarin dia juga telah mencicipi seafood dari pesisir laut utara dan menyatakan tidak apa-apa.