(Taiwan, ROC) - Angkatan bersenjata Thailand kemarin (20) kemarin diluar dugaan menerapkan darurat militer di seluruh wilayah, Representatif negara Republik Tiongkok di Thailand Henry Chen (陳銘政) menyampaikan bahwa pihaknya pada kesempatan pertama telah menghubungi pempimpin kelompok peranakan Tionghoa, pengusaha Taiwan untuk berhati-hati. Saat ini masih mengamati perkembangannya dan berdasarkan informasi yang terbaru aktivitas usaha pengusaha Taiwan tidak terganggu.
Sesaat diberlakukannya darurat militer, kantor representatif segera memberlakukan sistem tanggap darurat. Karena situasi negeri itu masih belum jelas, lanjut Chen, kantor perwakilan setiap harinya akan menyampaikan perkembangan terbaru dan antisipasi
Masalah politik negeri itu sudah berlarut-larut lebih dari setengah tahun dan telah mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dimana berimbas kepada pengusaha Taiwna disana. Chen kepada Kantor Berita CNA menyampaikan, kondisi Thailand masih belum tenang, tepat harus waspada. Mengenai apakah masalah politik dan ekonomi telah merugikan pengusaha Taiwan, kantor representatif sudah bernegosiasi untuk mendalami lebih lanjut.
Melindungi peranakan Tionghoa adalah tanggung jawab kantor perwakilan, lanjutnya, sekarang akan terus memperbaharui informasi, pada kesempatan pertama menjaga keamanan warga serta memonitor perkembangan situasi, bila muncul masalah maka akan segera memberikan bantuan yang dianggap perlu.