History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma: Bersikeras Meminta Vietnam Agar Kerusuhan Tidak Terulang Kembali

  • 20 May, 2014
  • Editor
Presiden Ma: Bersikeras Meminta Vietnam Agar Kerusuhan Tidak Terulang Kembali
Shen Jong-chin bawa delegasi Taiwan menuju ke Vietnam

(Taiwan, ROC) Kerusuhan Vietnam merugikan pengusaha Taiwan, hari ini(20) Presiden Ma Ying-jeou saat konferensi pers untuk penyampaian masa tugas genap 6 tahun memberikan respon, akan meminta kepada Vietnam untuk memberikan permohonan maaf, memberikan ganti rugi dan menuntut pelaku, kami akan bersikeras meminta jaminan dari Vietnam agar kejadian yang sama tidak akan terulang kembali.

  

Presiden Ma mengatakan: “Awal langkah kami dilihat dari reaksi pengusaha Taiwan, pengurangan biaya pajak sewa bagi mereka akan lebih riil, selain permohonan maaf, kompensasi, hukuman terhadap pelaku, Vietnam telah memberitahu kepada kami telah menangkap lebih dari seribu orang, akan melaksanakan proses penuntutan, kami akan tetap memonitor perkembangan lebih lanjut. Pada akhirnya yang akan kami mintakan adalah jaminan untuk masalah terkait yang tidak akan terulang kembali, harus memberikan metode secara menyeluruh, metode apa yang akan digunakan Vietnam untuk memberikan jaminan? Kami akan bersikeras meminta tuntutan ini.”

  

Presiden Ma mengatakan, semenjak tanggal 13 terjadi kerusuhan di Vietnam, apa yang semestinya dilakukan oleh pemerintah telah dilaksanakan, namun hal ini selamanya akan menjadi ruang pembahasan, beliau juga meminta kepada menteri luar negeri, Lin Yung-lek untuk melihat daerah mana sajakah yang masih belum melakukan tugas dengan baik.

  

Selain itu, kementerian perekonomian besok(21) akan mengirimkan tim menuju ke Vietnam, memahami kondisi kerugian pengusaha Taiwan yang terjadi serta memberikan mereka bantuan. Yuan eksekutif membentuk tim “khusus penanggulangan masalah kerusuhan di Vietnam” dan pada pagi hari ini baru melaksanakan rapat pembahasan, memutuskan akan membela pengusaha Taiwan, mendengar permintaan dari pengusaha Taiwan, memberikan segala jenis bantuan kepada mereka dan memperjuangkan hak kepentingan mereka. Kemenko juga membentuk tim “kunjungan peduli pengusaha Taiwan di Vietnam” yang akan berlanjut menelusuri lokasi-lokasi di Vietnam guna memberikan pelayanan dan konsultasi kepada pengusaha Taiwan setempat.

  

Tim “kunjungan peduli pengusaha Taiwan di Vietnam” bertujuan memberikan kepedulian kepada pengusaha Taiwan, dengan target sasaran bantuan pembangunan kembali dan tinjauan kompensasi 3 arah, tim kunjungan yang terdiri dari kemenko, kemenlu, asosiasi perantauan Tionghua, kemenkeu, instansi finansial, kementerian kesehatan dan kesejahteraan yang juga akan mengutus pakar psikiater untuk ikut dalam tim ini. 

Komentar

Terbarumore