History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pelatihan pemandu wisata untuk bahasa Korea, Indonesia, Vietnam Dan Thailand

  • 22 March, 2016
  • Editor
Pelatihan pemandu wisata untuk bahasa Korea, Indonesia, Vietnam Dan Thailand
Promosi Pariwisata Taiwan

(Taiwan, ROC) – Tahun lalu jumlah wisatawan Taiwan meningkat pesat, berdasarkan data Biro Pariwisata, tahun lalu dengan jumlah wisatawan mencapai puluhan juta, selain wisman asal Daratan Tiongkok hampir mencapai 4 juta menduduki posisi tertinggi, urutan ke-2 adalah wisman asal Jepang sejumlah lebih dari 1,6 juta per orang per klai, diikuti wisman asal Hongkong, Makau sejumlah lebih dari 1,5 per orang per kali, wisman Asia Tenggara lebih dari 1,4 juta per orang per kali, Korea Selatan lebih dari 600 ribu orang, wisman Amerika 470 ribu dan wisman Eropa 270 ribu per orang per kali.

  

Seiring dengan pertumbuhan jumlah wisman, maka permintaan untuk pemandu wisata semakin meningkat mencakup bahasa Korea, Indonesia, Vietnam dan Thailand. Biro Pariwisata telah memberi kuasa kepada asosiasi pemandu wisata Republik Tiongkok memberikan pelatihan pemandu wisata bahasa asing meliputi bahasa Korea, Indonesia, Vietnam dan Thailand, bagi yang memiliki sertifikat pemandu wisata dapat ikut dalam pelatihan ini, bagi yang memenuhi persyaratan berlaku dalam waktu 2 tahun.

  

Chen Chiung-Hua mengatakan, “kekurangan saat ini, contohnya adalah bahasa Korea, saat ini pemandu wisata berbahasa Korea ada 260 orang, jumlah kekurangan kira-kira ada 30~40 orang, untuk bahasa Indonesia, Thailand, Vietnam, dikarenakan ini merupakan pasar berkembang, untuk saat ini bahasa Indonesia, pemandu wisatanya ada 27 orang, untuk bahasa Thailand ada 47 orang dan Vietnam ada 18 orang. Namun kami saat ini sedang mempromosikan wisata di pasar Asia Tenggara, kebutuhan pemandu wisata akan semakin meningkat.”

  

Chen mengemukakan, tahun lalu Biro Pariwisata pernah mengadakan pelatihan pemandu wisata untuk bahasa asing, ada 35 orang lulus dan mendapatkan sertifikat, diantaranya 34 orang adalah imigran baru dan 25 orang saat ini membawa grup wisata.

Komentar

Terbarumore