History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pejabat AS Memuji Pres. Ma Hubungan Taiwan – AS Semakin Kokoh

  • 19 March, 2016
  • Editor
Pejabat AS Memuji Pres. Ma  Hubungan Taiwan – AS Semakin Kokoh
Presiden ROC Ma Ying Jeou

(Taiwan-ROC) Bertepatan dengan diumumkannya pemulihan hubungan antara Gambia dan Daratan Tiongkok, Presiden ROC Ma Ying-jeou yang menyelesaikan kunjungan kenegaraan ke negara-negara sahabat dan baru kembali ke tanah air dengan transit di Los Angeles, Amerika Serikat. Saat berada di hotel tempat Presiden Ma berisitrahat sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke Taiwan tanggal 17 Maret waktu Amerika Barat, beliau sempat melakukan kontak via telpon dengan pejabat penting AS dan mantan Presiden AS Bill Clinton untuk membicarakan hubungan Taiwan dan AS.

Berdasarkan informasi, dalam perbincangan antara pejabat administrasi penting dengan Presiden Ma, pada awalnya sudah menyampaikan, mewakili pemerintahan AS mengucapkan terima kasih pada Presiden Ma yang selama 8 tahun menjabat sebagai presiden telah memperkuat hubungan Taiwan dan AS, jauh lebih kokoh dari sebelumnya, untuk hal ini pihak AS merasa bersyukur, bersamaan dengan waktu itu juga menyampaikan harapannya agar pemerintahan selanjutnya juga dapat mempertahankan hal ini.

Pejabat AS ini juga mengemukakan, pertemuan “Ma dan Xi” yang itu pertemuan antara Ma Ying-jeou dengan pemimpin Daratan Tiongkok, Xi Jin-ping yang berlangsung pada November tahun lalu di Singapura, tidak saja meningkatkan perkembangan hubungan antar selat Taiwan tetapi juga mengurangi ketegangan yang ada, ia juga beranggapan, Presiden Ma telah berupaya keras memperkokoh landasan dasar hubungan antar selat Taiwan, terkait dengan setelah pemilu presiden dimana presiden terpilih akan mengambil alih tugas, pejabat yang tidak disebutkan namanya ini membeberkan, sampai saat ini berjalan dengan lancar. 

Di sisi lain, dalam perbincangan kepala negara dengan Bill Clinton, Bill Clinton menyebutkan sumbangsih presiden Ma Ying-jeou dalam memperbaiki hubungan antar selat Taiwan sangatlan penting, sehingga dapat menstabilkan situasi di atas fondasi dasar kuat untuk terus saling berinteraksi, bahkan Bill Clinton menyebut hal ini merupakan suatu yang luar biasa, memberikan apresiasi yang tinggi untuk presiden Ma, Bill juga menyarankan setelah menunaikan tugasnya sebagai presiden, Ma Ying-jeou dapat tetap terus berperan aktif dalam kancah internasional.

Selain itu, berhubung Bill Clinton sempat menjabat sebagai duta besar khusus di Haiti dalam Misi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB), bertanggung jawab atas rekonstruksi bencana gempa, untuk itu saat pemimpin negara menjelaskan berbagai bantuan Taiwan bagi rekonstruksi Haiti, Bill Clinton merasa sangat berterima kasih atas sumbangsih Presiden Ma Ying-jeou pada Haiti.

Komentar

Terbarumore