(Taiwan-ROC) Dengan membawa restu dan ucapan terima kasih dari Tionghoa Perantau Los Angeles, Presiden ROC Ma Ying-jeou tanggal 18 Maret waktu Amerika Barat meninggalkan Los Angeles untuk kembali ke Taiwan, dengan sebelumnya mengemukakan, perencanaan karier masa depan dirinya merupakan rahasia negara, setelah selesai menunaikan tugasnya sebagai presiden, ia akan tetap memperhatikan hubungan Taiwan dan Amerika Serikat serta hubungan antar selat Taiwan.
Presiden Ma Ying-jeou pada tanggal 17 malam waktu setempat, saat bersantap malam bersama para Tionghoa Perantau di Los Angeles, sempat bersama-sama melantunkan lagu patriotik, dan setelah jamuan berakhir juga menyampaikan akan menyambut hangat kedatangan mereka kembali ke Taiwan, dan apabila datang sebelum 20 Mei 2016 sempatkan diri untuk singah dan bertemu dengannya di Istana Presiden.
Untuk memenuhi janjinya pada Presiden Ma Ying-jeou, pagi-pagi keesokan harinya, para Tionghoa Perantau sudah menantikan kepala negara di depan hotel Hilton untuk mengantar kepergian pulang ke tanah air. Dengan mengibarkan bendara ROC, mereka dengan lantang menyerukan “Terima kasih Presiden Ma”, mengucapkan terima kasih atas kebersamaan pemimpin negara melewati masa-masa sulit selama 8 tahun ini.
Presiden sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari Tionghoa Perantau dan menyampaikan upaya keras selama 8 tahun ini tidaklah sia-sia, masih banyak oran gyang mengetahui dan memahami kerja keras yang dilakukan demi negara, yang hasilnya terlihat jelas.
Kepala Negara menyampaikan, setelah menuntaskan tugasnya sebagai presiden, ia akan tetap memperhatikan hubungan Taiwan dan Amerika Serikat serta hubungan antar selat Taiwan, dan akan tetap memberikan bantung bahkan tidak menutup kemungkinan kembali datang ke Los Angeles, meskipun demikian saat membicarakan mengenai rencana karier masa depanya, Presiden Ma mengatakan “Rencana masa depannya adalah rahasia negara.”