(Taiwan, ROC) Berdasarkan data statistik Kementerian Keuangan, nilai ekspor Taiwan ke Afrika sekitar US$ 2,34 miliar, menduduki 0,84% dari total ekspor. Ini menunjukkan masih adanya kemungkinan perkembangan ekspor ke Afrika.
Menindaklanjuti hal ini, Kementerian Ekonomi mendirikan “Kantor Pendorong Pasar Afrika” yang bertujuan membantu para pengusaha untuk mengembangkan pasar Afrika.
Menteri Ekonomi John Deng Cheng-chung (鄧振中) hari Senin (14 Maret) memimpin acara peresmian bersama dengan Ketua Dewan Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (TAITRA) Francis Liang (梁國新) dan Direktur Jenderal Biro Perdagangan Luar Negeri Yang Jen-ni (楊珍妮).
Dalam pidato sambutannya, Francis Liang mengatakan, jumlah penduduk Afrika sekitar 1,1 miliar, dan ini merupakan sebuah peluang. Namun jarak yang jauh dan pemerintahan yang tidak stabil, merupakan pertimbangan pasar yang tidak bisa dibiarkan begitu saja.
Kantor Pendorong Pasar Afrika didirikan oleh Kementerian Ekonomi dibawah dukungan TAITRA, dan direncanakan melalui platform ini, akan mendorong lima tugas besar meliputi, taktik perencanaan pembukaan pasar, penelitian dan analisis pasar, membantu koordinasi dengan pihak terkait dalam pembukaan pasar, mendirikan situs khusus informasi lapangan dan membantu mengurusi pekerjaan terkait.
Dengan ini, tutur Liang, diharapkan bisa membantu para pengusaha menemukan peluang, meningkatkan kerjasama bidang ekonomi dan perdagangan antara Taiwan-Afrika, khususnya dalam sektor industri energi hijau, mekanik, elektrik, bahan bangunan dan informatika.
Francis Liang mengatakan, “Misalnya, kita saat ini telah mulai memilih beberapa jenis produk, seperti produk dasar yang diperlukan untuk pembangunan, produk energi ramah lingkungan, produk yang dibutuhkan oleh masyarakat pada umumnya. Hal ini sudah termasuk industri energi hijau, mekanik, eletrik, informatika, makanan, peralatan bangunan, bahan bangunan dan lain-lain. Namun kita akan mendalami lebih lanjut setiap industri. Pada kenyataannya memang terlihat ada kesempatan dan beberapa tantangan, sehingga kita akan melakukan penelitian pasar.”
Selain itu, dalam acara peresmian, Menteri Ekonomi John Deng Cheng-chung menunjukkan, Kantor Pendorong Pasar Afrika akan memberikan nilai perbandingan ekspor ke Afrika dengan tahun 2015 sebagai perbandingan awal. Diperkirakan untuk perkembangan ekspor ke Afrika pada tahun pertama dapat mencapai 15%, dan di tahun kedua dan ketiga, akan meningkat hingga 30% dan 50%.