(Taiwan, ROC) Seorang pelajar dari Taiwan mengalami luka dalam peristiwa pengeboman yang terjadi di ibukota Turki, Ankara, Minggu (13 Maret), demikian berdasarkan suatu keterangan pers yang dirilis Kementrian Luar Negeri (MOFA), yang juga menasehatkan warga untuk mengelak berkunjung ke daerah terpengaruh.
Tanpa memberikan nama korban atau detel lain, MOFA menerangkan pada hari Senin (14 Maret), setelah diperiksa dan diobati di rumah sakit lokal, pelajar yang mengalami cedera ringan itu sekarang dalam kondisi baik.
MOFA juga menegaskan, pelajar dan pengusaha Taiwan lain yang berada di Ankara semuanya telah dihubungi dan dalam keadaan aman.
Untuk diketahui, setidaknya 30 orang tewas ketika sebuah mobil penuh dengan bom meledak di suatu lapangan umum di pusat Ankara Minggu petang.