History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

BKPM : Investasi US$ 3 Miliar Taiwan ke Indonesia

  • 12 March, 2016
  • Editor
BKPM : Investasi US$ 3 Miliar Taiwan ke Indonesia

(Taiwan, ROC) – Taiwan masih terus melirik pasar di Indonesia. Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM) mengatakan, beberapa perusahaan Taiwan direncanakan akan melakukan investasi di Indonesia dalam bidang pembuatan kapal, besi baja dan petrokimia sebesar US$ 3 miliar.

Kepala BKPM, Franky Sibarani pada hari sebelumnya mengatakan, pasar Indonesia sangat dipandang baik oleh para investor dari Taiwan. Diperkirakan ada sekitar 177 investor Taiwan dari berbagai bidang, termasuk para investor yang bersedia melakukan investasi di bidang pembuatan kapal, besi baja dan petrokimia, yang disampaikan dalam forum investasi yang diadakan di Taiwan pada beberapa pekan yang lalu.

Kepala BKPM mengatakan, investasi Taiwan di Indonesia pada tahun lalu telah mencapai US$ 108 juta, meningkat 9,3% dibanding tahun sebelumnya. Dalam 5 tahun terakhir ini, nilai investasi perusahaan-perusahaan Taiwan yang telah melakukan investasi di Indonesia, sebesar US$ 1,6 miliar.

Untuk mendorong para pengusaha Taiwan melakukan investasi ke Indonesia, Franky Sibarani memberikan tawaran yang cukup banyak, diantaranya yang terpenting adalah, BKPM akan membantu para investor dalam kemudahan dan fasilitasi berinvestasi, termasuk penyelesaian surat ini perusahaan dalam waktu 3 jam.

Selain itu, BKPM mengatakan, 2 negara investor seperti Taiwan dan Korea Selatan, juga berniat untuk masuk bisnis perfilman Indonesia. Terkait hal tersebut, pemerintah Indonesia nantinya akan melakukan pembicaraan lebih lanjut melalui kantor perwakilan Indonesia di Korea Selatan dan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei.

Kepala BKPM membeberkan, pihak investor dari Korea Selatan telah menunjukkan keseriusannya dalam berinvestasi dengan mengucurkan dana sebesar US$ 200 juta untuk membangun 80 hingga 100 bioskop baru di Indonesia. Sedangkan pebisnis perfilman dari Taiwan, telah menyiapkan dana sebesar US$ 5 juta sebagai tahap awal investasinya di Indonesia.

Franky Sibarani mengatakan, saat ini semakin banyak perusahaan yang melakukan investasi di bidang perfilman. Hal ini dapat membawa pengaruh yang besar dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam sektor ekonomi kreatif. Ekonomi kreatif merupakan pilar utama perekonomian Indonesia dimasa datang.

Komentar

Terbarumore