(Taiwan, ROC) - Anggota kaukus partai demokrat progresif(DPP) Chiu Yi-ying(邱議瑩) pada hari ini (8/3) saat sidang interpelasi mempertanyakan, perkembangan perjanjian kerjasama perdagangan barang antar selat, Ia mempertanyakan mengapa pihak Daratan Tiongkok menyebutkan bahwa pembahasan sudah terselesaikan.
PM Chang San-cheng menjawab, berdasarkan perkembangan yang diamatinya, sementara ini hasil pembahasan sangat menguntung bagi Taiwan, akan tetapi pihak Daratan Tiongkok mengharapkan agar sektor pertanian Taiwan lebih banyak dilonggarkan, namun pihak Taiwan tidak berpendapat demikian.
Chang San-cheng mengatakan, “ beberapa hari yang lalu saya melihat laporan di koran harian ekonomi menyampaikan, langkah pembahasan yang terlaksana, terhadap Taiwan ini dapat dikatakan sebagai titik yang maksimal, terus berlanjut diskusi bukannya tidak diperkenankan, akan tetapi perlu sesuatu, sesuatu yang dapat menguntungkan, sesuatu yang berguna untuk didiskusikan. Ada kemungkinan di sektor pertanian perlu adanya langkah pelonggaran, akan tetapi kami merasa tidak pantas jika sektor pertanian dilonggarkan secara berlebihan.”
Menteri dewan urusan Daratan Tiongkok Andrew Hsia mengatakan, kementerian perekonomian sebelum melakukan pembahasan akan melapor sesuai dengan prosedur Yuan Pengawas, memberikan laporan kepada Yuan Legislatif.
Selain itu, rancangan Daratan Tiongkok membangun moda transportasi lintas laut yakni kereta cepat Beijing-Taipei. PM Chang mengatakan awalnya pihak Daratan Tiongkok merencanakan hal ini akan tetapi tidak membahas dengan pihak Taiwan, hal ini membuat Taiwan merasa tidak nyaman. Andrew Hsia mengatakan, rencana pembangunan kereta cepat Beijing Taipei melibatkan Taiwan, akan tetapi Taiwan mampu berdikari; Ia mengatakan rencana pembangunan kereta cepat Beijing Taipei adalah hal yang mustahil.