History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Pertemuan tingkat tinggi Perancis Jerman bahas masalah pengungsi

  • 05 March, 2016
  • Editor
Pertemuan tingkat tinggi Perancis Jerman bahas masalah pengungsi
puluh ribuan pengungsi di perbatasan Makedonia dan Yunani

(Taiwan, ROC) Presiden Perancis, Francois Hollande bersama dengan perdana menteri Jerman, Angela Merkel pada tanggal 4 Maret 2016 bertemu di Paris membahas persiapan konferensi tingkat tinggi perihal masalah pengungsian Turki dan Uni Eropa. Francois Hollande mengatakan, kedua belah pihak mengupayakan untuk mencapai sepakat, dewan kongres Perancis tetap memegang janji untuk memberikan suaka kepada 30.000 pengungsi.

Angela Merkel pada tanggal 4 Maret pagi hari tiba di kantor kepresidenan Perancis, Elysee, untuk bertemu dengan pemimpin negara Perancis melakukan rapat persiapan pertemuan tingkat tinggi yang akan berlangsung pada tanggal 7 Maret mendatang.

  

Pertemuan tingkat tinggi Uni Eropa dan Turki guna menyelesaikan masalah pengungsi, Uni Eropa telah menyetujui memberikan bantuan dana senilai 3 milyar Euro atau setara dengan 107,9 milyar dolar taiwan sebagai dana penanganan masalah pengungsi.

  

Francois Hollande usai pertemuan menyampaikan, pihaknya bersama dengan Jerman akan mengupayakan mencapai kesepakatan, pihaknya tetap berpegang teguh pada janjinya yakni memberikan suaka kepada 30.000 orang pengungsi.

Ia masih menambahkan, Pakta pertahanan Atlantik Utara(NATO) telah mengutus satu kapal Perancis menuju laut Aegea untuk memberikan perlindungan bagi para pengungsi.

  

Tahun lalu jumlah pengungsi hampir mencapai 1,25 juta akibat perang di timur tengah dan afrika, mereka melarikan diri ke Eropa, ini menjadi arus pengungsian skala terbesar, sebagian besar negara sementara menutup pintu bagi para pengungsi, memberikan dampak bahaya terhadap kestabilan konvensi Schengen, dan semakin banyak jumlah pengungsi menuju ke Yunani, sementara ini telah mencapai 23.000 orang, Yunani mengalami kesulitan untuk menampung mereka.

  

Para pengungsi dari berbagai arah masuk ke wilayah Eropa, jalan utama yang ditempuh adalah melintasi Mediterania untuk memasuki Yunani atau Italia, dan jalan darat dari Turki memasuki Yunani, kedua jalur tersebut akan melintasi Turki.

  

Perancis dan Jerman berharap agar Turki dapat memperkuat penjagaan perbatasan serta menggunakan dana dari Uni Eropa untuk memperbaiki kondisi perlakukan pengungsi dengan ramah dan bersahabat.

  

Saat bersamaan Perancis dalam beberapa pekan ini mulai membongkar tenda perkumpulan pengungsi skala besar di Calais, warga setempat menyebut lokasi tersebut sebagai hutan belantara, diprakirakan setidaknya ada 1000 pengungsi akan dibagi ke beberapa tempat penampungan.

Sebagian pengungsi yang tidak bekerjasama dalam beberapa hari ini melakukan aksi bentrok dengan aparat keamanan, bahkan di lokasi setempat ada yang mengambil tindakan membakar, pihak polisi menggunakan gas air mata untuk menertibkan, kerusuhan ini akan berjalan selama 1 bulan.

Komentar

Terbarumore